Pemerintah Kabupaten Kampar
  • Home
  • BERITA
  • Padat Karya Tunai Desa Solusi Untuk Ketahanan Pangan.
BERITA KATEGORI KECAMATAN Pembangunan Pemda Tambang

Padat Karya Tunai Desa Solusi Untuk Ketahanan Pangan.

Tambang – Dalam menjalankan arahan Presiden Republik Indoesia Joko Widodo dan empat Kementrian yang meminta agar setiap desa menjalankan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), maka Desa Parit Baru pertama melaksanakan PKTD bidang pertanian di Kabupaten Kampar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Parit Biru Alfian saat melakukan PKTD dalam penanamam benih cabe dan jagung manis di Desa Parit Baru Kecamatan Tambang, rabu (15/7/20).

Alfian menjelaskan, bahwa Padat Karya Tunai Desa merupakan kegiatan pemberdayaan keluarga miskin, pengangguran, keluarga dengan balita gizi buruk dengan pemanfaatan sumberdaya alam, mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatan serta menjaga ketahanan pangan.

Allhamdulillah masyarakat kami sangat antusias menyambut kegiatan ini, karna PKT bisa mempekerjakan masyarakat secara bergotong-royong dan upahpun dibayarkan, ini suatu kegiatan yang membuat warga merasa lebih terasa kebersamaan dan mempererat hubungan emosianal. Melalui PKT nantinya kita juga bisa mengelola potensi potensi sumberdaya lokal secara optimal untuk dapat meningkatkan produktifitas, pendapatan dan jual beli masyarakat.”terang Alfian”.

Sementara itu Camat Tambang yang diwakili Kasipem Jufri menyampaikan dukungan atas kegiatan PKTD yang akan membantu pertumbuhan ekonomi di masyarakat dengan menciptakan lapangan kerja, memberikan kesempatan bekerja sementara dengan rencana kerja yang disusun oleh desa sesuai dengan kebutuhan serta penentuan upah yang di telah musyawarahkan.

Tenaga Ahli Infrastruktur Desa (TA ID) Kab. Kampar T. Mahendrana Hara, ST Sebagai Pembina Untuk Kegiatan PKTD yang mewakili Segenap Jenjang Pendamping Desa sempat hadir pada kesempatan tesebut menyampaikan, bahwa untuk tahun 2018 PKTD ini mulanya hanya untuk kegiatan fisik saja. Kemudian di tahun 2020 dengan situasi pandemi covid-19 belum berakhir, maka PKT tidak hanya untuk pekerja pembangunan infrastruktur akan tetapi banyak kegiatan lain untuk menambah pendapatan ekonomi masyarakat. Akhirnya PKTD dikembangkan untuk ketahanan pangan guna menjaga kestabilan kebutuhan bahan pokok di Desa.

Sebelumnya dijelaskan, bahwa PKT akan membuka lapangan kerja melalui swakelola sekala lokal desa. Upah pekerja yang diterima oleh masyarakat sebesar (Rp 100.000/Hari/8 jam) dan untuk kegiatan tertentu yang pekerjaannya tidak sampai penuh seharian boleh dibayarkan dengan pola Rp. 12.500/jam. Dalam hal ini desa juga dapat pemasukan dari hasil panen jagung / Cabai nantinya akan menambah pemasukan PAD melalui Bumdes.

Febio Anggriawan yang juga merupakan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kampar didampingi Istri Fitri Andriyana menyampaikan apresiasi dalam kegiatan ini, dimana dalam kehadiran tersebut Anggi pun ikut bersama masyarakat melakukam penanaman jagung dan cabe. Atas nama organisasi pemuda kampar, Febio menyampaikan kedepan untuk membantu dan berpartisipasi bersama masyarakat dalam segala bidang kegiatan, baik kegiatan pembangunan di desa, pemberdayaan, pendidikan, kesehatan, pertanian serta perikanan.(Diskominfo Kampar)

Related posts

Tim Satgas Covid-19 Sasar Pasar Kaget Rimbo Panjang.

Supardi

Kominfo Kampar Adakan Ujian Seleksi Tenaga TI

Supardi

Yusri : Monitoring dan evaluasi kegiatan Akhir Tahun

Supardi

Gelar Rapat Persiapan, HUT RI Ke – 76 Digelar Secara Virtual.

Supardi

Bupati Kampar Ikuti Rakor Bersama  Presiden RI Kondisi Indonesia Terkini.

Supardi

*Tim TSKKD Mantapkan Naskah MoU Pemantapan E-Monev*

Supardi