Hadiri HUT IBI ke 68 tahun 2019, Bupati Kampar : Prioritaskan Peningkatan Pelayanan Kesehatan.

Pekanbaru,- Pelayanan kesehatan dalam melayani kesehatan masyarakat merupakan salah satu indikator terhadap pelayanan yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat, oleh sebab itu Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto. SH yang di wakili oleh staff ahli Bupati Kampar Ir. Nurhasani. MM menyampaikan agar terus di tingkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar saat menghadiri acara HUT IBI ke 68 tahun 2019 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kampar yang diwakili oleh staf ahli Bupati Kampar Nurhasani,MM yang diadakan di Hotel Furaya Pekanbaru pada hari Sabtu, (5/10)

Turut hadir dalam acara ini Kepala Direktur Rumah Sakit RSUD Kabupaten Kampar dr. Asmara Fitrah Abadi, narasumber dalam acara ini dr. Cherlina, Spa , ketua pengurus daerah IBI provinsi Riau yang di wakili oleh Ketau I Susilawati, SKM. MPH sekaligus pengurus ketua IBI Kabupaten Kampar dan seluruh Bidan Sekabupaten Kampar.

Bidan merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan, terutama pelayanan kepada ibu dan anak, Untuk itu pemerintah telah menempatkan bidan sampai kepelosok desa, agar dapat memberikan pelayanan yang optimal pada masyarakat” Kata Nurhasani, MM.

Ditambahkannya Bidan diharapkan punya pengetahuan yang cukup agar dapat memberikan pelayanan yang optimal, seperti seminar yang saat ini dilakukan IBI Kampar dalam mengisi HUT IBI ke 68 tahun 2019, mudah mudahan dapat meningkatkan pengetahuan bidan dalam menunjang kualitas pelayanan kesehatan masyarakat” Pintanya lagi.

Perubahan dan kemajuan, untuk itu saya berharap kepada seluruh bidan yang ada d’ kabupaten kampar jangan pernah merasa puas dengan ilmu yang dimiliki saat ini, tambahlah ilmu itu dengan pendidikan formal dan non formal seperti pelatihan dan seminar seminar, karena masyarakat membutuhkan bidan dalam pelayanan kebidanan dan anak, seperti tema hut ibi tahun ini “bidan melindungi kesehatan reproduksi melalui pemberdayaan perempuan dan optimalisasi pelayanan kebidanan. saya berharap bidan yang bertugas di desa agar dapat tinggal didesa” Harap Nurhasani lagi.

perubahan dan kemajuan terus berkembang, untuk itu saya berharap kepada seluruh bidan yang ada di Babupaten Kampar jangan pernah merasa puas dengan ilmu yang dlmiliki saat ini, tambahlah ilmu itu dengan pendidikan formal dan non formal seperti pelatihan dan seminar seminar, karena masyarakat membutuhkan bidan dalam pelayanan kebidanan dan anak, seperti tema hut ibi tahun ini “bidan melindungi kesehatan reproduksi melalui pemberdayaan perempuan dan optimalisasi pelayanan kebidanan. saya berharap bidan yang bertugas di desa agar dapat tinggal di desa, supaya dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat kapan saja dibutuhkan, juga menyiapkan sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan, untuk dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Saya berharap dapat membuka puskesmas selama 24 jam, karena pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat sampai ke desa tidak mengenal waktu, apakah siang maupun malam hari. dan pada saat ini ada program nasional yang harus kita sukseskan bersama semua unsur yaitu program pencegahan stunting pada anak, tentunya dalam pencegahan kasus stunting ini peran ibu hamil sampai ibu serta menyusui belitanya.

peran IBI ini di maksimal mudah-mudahan perubahan angka stuntling di Kabupaten Kampar dapat dicegah lebih awal bidan yang bernaung dalam organisasi IBI sangatlah besar, karena bidan berwenang dalam pelayanan remaja, ibu hamil, ibu menyusi sampai balita, bila peran ibi ini maksimal, mudah mudahan angka stunting di kabupaten kampar dapat dicegah lebih awal. (Diskominfo Kampar/HUMAS)