Pertanian

Tempuh Medan Yang Sulit Dengan Mengendarai Sepeda Motor, Bupati Lakukan Penananam Perdana Padi Gogo di Desa Sungai Rambai.

Kampar Kiri,- Dengan mengendarai sepeda motor, menempuh medan yang cukup sulit, Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH, melakukan penanaman perdana padi gogo di Desa Sungai Rambai, Kamis (5/11) yang merupakan Program peningkatan produksi padi kegiatan Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) tahun anggaran 2020 yang bersumber dari dana APBN Pusat dengan luas tanam di Kabupaten Kampar seluas 320 ha. Dalam arahannya beliau mengatakan bahwa, bantuan untuk kecamatan kampar kiri berada di Desa Sei Rambai dengan luas areal 50 ha yang akan dikelola oleh kelompok tani sepakat. “walaupun menempuh medan yang sulit, pemerintah tetap hadir ditengah-tengah masyarakat, guna memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat” Ujar Catur. Beliau berharap, semoga penanaman ini berhasil tanpa kendala yang berarti, sehingga 5 bulan kedepan, masyarakat sudah bisa menikmati hasil panen padi, baik untuk di konsumsi maupun untuk di jual yang juga akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan bantuan, benih padi varietas ciherang 2 ton, pupuk npk 10 ton, herbisida 150 liter, pupuk hayati 200 liter, fungisida 50 liter, biaya pembuatan sumur, pompa air, pengolahan tanah dan biaya tanam.(Diskominfo Kampar/prot-dokpim)

Read more

Panen Cabe, Bupati Kampar Apresiasi Petani Cabe Teluk Paman yang hasilkan Rp.180 Juta/ha.

Teluk Paman, Kampar Kiri ; Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH sangat gembira dan bahagia serta mengapresiasi atas sukses panen yang dilakukan oleh petani Teluk Paman Kecamatan Kampar Kiri, petani tersebut Luhum Nasution dan isteri Reni yang berasal dari Kelompok Tani Tunas Baru Teluk Paman Kampar Kiri. Ini hendaknya menjadi motivasi bagi petani di Kabupaten Kampar khususnya di Rantau Kampar Kiri, jika seperti ini petani yang ada di Kabupaten tentunya menjadi maju dan sejahtera masyarakatnya yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar. Tentunya ini tidak mudah perlu kesungguhan, niat yang tulus keuletan yang harus ditanamkan oleh para petani. Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH saat melakukan panen Cabe merah di Kebun Luhum dan Reni dari Kelompok Tani Tunas Karya Desa Teluk Paman Kecamatan Kampar Kiri, Kamis 5/11. Kondisi Pendemi Covid-19 tetap optimis, tetap sehat, dituntut membuat inovasi dan terobosan, Kalau petani terobosannya ya seperti ini, butuh keuletan, semangat, serius dan kesungguhan dan ketelatenan. “Barang siapa yang bekerja dengan sungguh-sungguh akan memperoleh hasilnya” Kata Catur Sugeng Susanto, SH yang didampingi oleh Kadis Pertanian Ir. Bustan, Kadiskominfo dan Persandian Kampar Arizon, SE, Kaban Kesbangpol Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, S. S.TP, Camat Kampar Kiri Faridh Ridha, Kepala Desa Teluk Paman Rino Candra, penyuluh dan Petani di teluk Paman, PKK Desa Teluk Paman, Babinsa Kampar Kiri. Melalui pembinaan yang dilakukan oleh PPL Kabupaten Kampar kemajuan petani hendaknya terus dapat berkembang dan maju, inilah salah satu contoh petani yang sukses” Kata Catur, insyaallah apa yang telah kita lakukan hari ini menjadi motivasi petani dan atas aspirasi berupa Hands tractors akan kita alokasikan tahun depan, jika dapat kita realisasikan kami harapkan agar di jaga serta pelihara untuk gunakan sebaik mungkin” Pintanya lagi. Pada panen tahun ini Petani Luhum dan Reni telah menghasilkan Sekali panen Rp. 180 juta jika dikurangi dengan modal kerja dapat keuntungan lebih kurang Rp. 92 juta, dalam setahun dapat kita lakukan 2 kali panen. Ini sangat memberi perubahan dalam peningkatan ekonomi masyarakat, jika seperti ini petani di Kampar maka akan majukan dapat majukan negeri kita” Tutup Catur. Sementara itu petani dari Kelompok tani Tunas Baru Ibu Reni Menyatakan bahwa kami telah melakukan penanaman cabe yang telah mengeluarkan modal sebesar Rp. 87 Juta dengan hasil panen sebanyak 6 ton dari 10 Ribu Batang Cabe, Alhamdulillah kami dapat menghasilkan sebanyak Rp. 180 juta dengan keuntungan sebesar lebih kurang Rp. 92 Juta. Pupuk terbaik adalah semangat dan doa kami semua khususnya ayahanda kami, yang selalu mendukung dan mendoakan agar usaha kami ini berhasil. Terakhir ia menyampaikan agar dapat diberikan 1 unit handtractor yang dapat membantu meringankan dalam pengolahan lahan” Kata Reni yang didampingi oleh suami Luhum dan oramg tua.(Diskominfo Kampar)

Read more

Bina Langsung P2WKSS Pagaruyung, Muslimawati Minta Jalin Komunikasi instens Untuk wujudkan Program.

Pagaruyung, Tapung ; setelah Matangkan Persiapan Pembinaan Enam Desa Melalui P2WKSS. Pemkab Kampar kembali melakukan pembinaan desa dalam program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) di Desa Pagaruyung Kecamatan Tapung. Walau masih adanya Pendemi Covid-19 tentunya tidak akan menyurutkan terwujudnya program dalam pembangunan kemasyarakatan yang terpenting dapat menjaga protokol kesehatan. Dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Muslimawati Catur, Pemkab Kampar melalui lintas Sektor dan lintas Program melakukan pembinaan Desa. Oleh Sebab itu kepada Kader baik Desa, Kecamatan untuk meningkatkan komunikasi yang intens dengan instansi dan OPD Tujuannya untuk wujudkan program menjadikan masyarakat mandiri dengan pendayagunaan segenap potensi dan sumber daya lokal secara optimal. Demikian dikatakan Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hj. Muslimawati Catur saat melakukan pembinaan di Desa Pagaruyung Kecamatan Tapung, Selasa 20/10. Melalui Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), sejauh ini kita telah melakukan pembinaan terhadap Desa-desa yang ada dalam pemberdayaan perempuan, tentunya ini untuk mengangkat tarap hidup dan kesejahteraan keluarga melalui peran kaum perempuan. Ini tak terlepas dari satu pihak namun Seluruh elemen dan instansi dapat memberikan peran aktif sesuai dengan fungsi kita” Kata Muslimawati Catur yang didampingi oleh Ketua TP PKK Kecamatan Tapung Ny. Melda Wati Amri Yudo dan Camat Tapung yang diwakili oleh Kasi Daniel Eriyazid, Kepala Desa Pagaruyung Sahidun, S. Pd dan Ketua TP PKK Desa Pagaruyung. Ada sebanyak 7 (Tujuh) Desa yang kita tetapkan pembinaan yakni Desa tertantang Kecamatan Tambang, Desa Teluk Kenidai Kecamatan Tambang, Desa Pagaruyung Kecamatan Tapung, Desa Indra Puri Kecamatan Tapung, Desa Ranah Singkuang Kecamatan Kampar dan Desa Balung Kecamatan XIII Koto Kampar, Sialang Kubang Kecamatan Perhentian Raja. TP PKK selaku yang mengkoordinir kegiatan ini meminta kepada Kepala Desa, PKK Desa, Camat dan seluruh OPD yang terkait agar dapat kerja sama serta memberikan kontribusi baik program fisik maupun pembinaan meanseat/mental untuk di terapkan di desa, sehingga program P2WKSS dapat berjalan dengan sukses” Kata Muslimawati Catur yang didampingi oleh pengurus PKK Kabupaten Kampar dan PKK Kecamatan Tapung. Harapan kita tentunya terhadap desa yang kita pilih dapat memberikan yang terbaik buat desa, Kecamatan dan muaranya ke kabupaten Kampar. Ada perobahan yang signifikan yang dirasakan oleh masyarakat Desa” Pintanya lagi. Dalam pembinaan Desa ini akan melibatkan beberapa OPD dalam pembinaan Desa, dan pada kesempatan ini diminta kepada seluruh OPD ini dapat memberikan masukan dan program dalam kesuksesan program pembinaan melalui P2WKSS ini” Tutup Muslimawati Catur. Sementara itu Camat Tapung yang di wakili oleh Kasi Erizal Yazid menyampaikan ucapan terimakasih atas dipercayakan program P2WKSS di Kecamatan Tapung tepatnya Desa Pagaruyung. Banyak produk yang ada di Pagaruyung semoga ini mengangkat ekonomi masyarakat” Tambahnya lagi. Sementara itu Kepala Desa Pagaruyung Sahidun, KD, S.Pd menyampaikan dukungan dari Pemkab Kampar dalam peningkatan Kesejahteraan masyarakat, banyak kegiatan yang telah kami lakukan baik dari segi pertanian, kerajinan maupun industri rumah tangga, perlu dukungan baik peralatan maupun permodalan” Kata Saidun yang didampingi Ketua TP PKK Desa Pagaruyung Kasmuna. Kami dengan adanya program P2WKSS sangat mendukung dan berharap dapat meningkatkan perekonomian masyarakat terutama pembangunan infrastruktur yang masih jalan tanah” Tutup Saidun(Diskominfo Kampar)

Read more

Kampar Raih Juara Satu Katagori Paling Inovatif Penanganan Stanting Tahun 2020.

Bangkinang ; Alhamdulillah Kabupaten Kampar meraih Juara Pertama Kategori Kabupaten/kota Paling Inovatif dalam Penanggulangan dan pencegahan Stunting untuk tahun 2020. Pemerintah kabupaten Paling Inovatif Kampar melalui Dinas kesehatan dan 14 Dinas pendukung lainnya Telah berupaya dan berbuat dalam penanggulangan Stunting di Kabupaten Kampar, berbagai terobosan dan anggaran telah dilakukan program intervensi konvergensi Stunting. Ini merupakan keberhasilan kita bersama, harapan kita ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Demikian disampaikan Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto, SH saat mengikuti Kegiatan Capaian penilaian kinerja Kabupaten/ Kota dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi tahun 2020 yang diadakan melalui Virtual, dan diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota di seluruh Provinsi Riau acara ini dipusatkan di Aula Balai Bupati Selasa 13/ 10/20. Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto SH yang di dampingi Kepala Dinas Kesehatan Dedi Syambudi dan di buka oleh Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, turut hadir pada acara ini Kadis Kominfo Kabupaten Kampar Arizon SE, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perikanan Usman Amin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Cokro Aminoto Serta Kepala Dinas Perhubungan Amin Filda Saat diwawancarai Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto mengatakan selamat kepada Kabupaten Kampar yang telah berhasil menjadi juara 1 (satu) pada katagori paling Inovatif dalam penanganan Stunting tahun 2020. “Atas Nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, saya sangat menyambut baik dan memberi apresiasi kepada seluruh OPD terkaid yang telah berpatisipasi dalam rangka pencegahan Stunting dikabupaten Kampar, dengan adanya kegiatan ini di harapkan dapat membangun komitmen bersama sebagai upaya kita untuk mencapai suatu sasaran dari program kerja secara terkoordinasi dan sinergik dalam pelaksanaan upaya pencegahan stunting.” “Penilaian kinerja pelaksanaan intervensi konvergensi penurunan stunting terintegrasi, merupakan proses penilaian kemajuan kinerja tahunan dalam melakukan upaya untuk memeperbaiki konvergensi intervensi gizi (spesifik dan sensitif), pelaksanaan aksi integrasi ini di harapkan bisa nantinya menurunkan angka stunting di Kabupaten Kampar” Ungkap Catur “Percepatan penurunan stunting yang merupakan Salah satu prioritas nasional, Kementrian Dalam Negeri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah telah melaksanakan penilaian kenerja Kabupaten/Kota, dan Allhamdulillah Kabupaten kampar Meraih Juara 1 pada katagori Inovatif, dan diikuti oleh Kabupaten Kepulauan Meranti yang berhasil meraih juar 1 ( satu ) pada Katagori Ispiratif serta Kabupaten Meranti yang berhasil menjadi juara 1( satu ) pada katagori Replikatif,  tentu saja penilaian ini sangat di harapkan menjadi ajang pembelajaran dan daya saing yang dapat memotivasi Pemerintah Kabupaten Kampar untuk meningkatkan kinerjanya dari tahun ka tahun”. Tutup Datuk Rajo batuah. (Diskominfo /Rby)

Read more

Diawali Apel Satgas Covid-19 PSBM Rimbo panjang Kembali lakukan Sosialisasi Perbup Nomor 44/2020 dan Protokol Kesehatan.

Rimbo Panjang, Tambang : Sejak ditetapkan Sebagai zona Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) Pemkab Kampar terus melakukan patroli guna mengurangi penyebaran covid-19 khususnya di wilayah Zona PSBM dan Kabupaten Kampar pada umumnya. Kita tentunya ini menjadi perhatian bagi kita semua agar penurunan angka suspec Covid-19, dukungan dari masyarakat sangat menentukan. Demikian disampaikan Koordinator Posko PSBM Covid-19 desa Rimbo Panjang Ir. Nurhasani, MM saat memberikan arahan pada sosialisasi Covid-19 di wilayah Desa Tambang pada hari Kamis, 8/10. Dikatakan Nurhasani bahwa kesadaran kita telah menunjukkan peningkatan, namun ini terap kontiniu kita lakukan, jangan kendor tetap gunakan Masker” Kata Nurhasani yang diikuti oleh tim Satgas Covid-19 desa Rimbo Panjang yang dihadiri juga oleh Kapolsek tambang, kades dan para kadus. Untuk hari ini kita lakukan sosialisasi di perumahan Graha Mustamindo Permai, disana kita lakukan teguran lisan dan sanksi sosial” Tutup Nurhasani. ada sanksi sosial tdk pakai masker Sementara itu Kapolsek Tambang Tito Laragatra,S.I.K, dalam arahannya menyampaikan bahwa patroli ini merupakan penegakan peraturan bupati terkait dengan protokol kesehatan, berikan informasi dengan sebaik-baiknya, sopan santun agar masyarakat untuk tetap menjalankan peratokol kesehatan terutama bagi tim satgas sendiri” Kata Tito. Sementara untuk tim patroli yang turun, Kapolsek Tambang berpesan agar lakukan kepada masyarakat dengan 3S yakni sopan, senyum dan salam, sampaikan ini dengan sebaik-baiknya terkait Perbub 44 tahun 2020″ tutup Kapolsek mengakhiri arahannya.(Diskominfo Kampar)

Read more

Pemkab Kampar dan PPIIG UNRI Uji Petik DI Tambang dan Sasapan II.

KAMPA ; Pemerintah Kabupaten Kampar dan Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) Universitas Riau (UNRI) lakukan uji petik di Daerah Irigasi (DI) Tambang dan Sasapan II di Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar, Rabu (7/10/20). Uji petik ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara Pemkab Kampar dengan PPIIG Unri dalam bidang perencanaan dan pembangunan kebijakan satu peta. Kerjasama ini juga disupport oleh WRI (World Resources Institute) Indonesia. Ikut dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pertanian dan TPH Kabupaten Kampar Ir. H Bustan, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kampar, Guswandi, Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, M.Si yang diwakili Kasubbid Infrastruktur dan Pertanahan Zaki Helmi, Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Kampar Herry Indra Mulya, Konsultan Manajemen Informasi Sistem terkait kebijakan satu Peta Indonesia WRI Indonesia Alwan, Saris Kamaluddin dan Aan Nurahmad dari PPIIG Unri serta pihak terkait lainnya. Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Azwan melalui Kasubbid Infrastruktur dan Pertanahan Zaki Helmi didampingi Alwan dari WRI dan Saris Kamaluddin dari PPPIG Unri menyampaikan bahwa uji petik ini dilakukan dalam rangka untuk validasi data spasial yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar berdasarkan survey desa berbasis partisipasi melalui kuliah kerja nyata (Kukerta) mahasiswa Universitas Riau untuk mendukung kebijakan satu data satu peta di Kabupaten Kampar. Salah satu pengumpulan data spasial adalah di Daerah Irigasi (DI) Tambang dan DI Sasapan II Kecamatan Kampa. Diharapkan data tersebut bisa dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan daerah. “Data ini juga harus sesuai SNI sehingga ada keseragaman data nantinya,” ujar Zaki. Dari hasil uji petik itu memang ditemukan adanya perubahan fungsi lahan terkait persawahan dan ini akan ada kaitannya dengan kawasan pertanian pangan berkelanjutan (KP2B). ”Ada alih fungsi lahan persawahan menjadi kebun dan ini akan merubah data kawasan pertanian pangan berkelanjutan. Data ini akan menjadi rujukan untuk perubahan data pada Ranperda KP2B yang saat ini sedang disusun,” ujar Alwan menambahkan. Kerjasama antara Pemkab Kampar dan PPIIG UNRI yang disupport oleh WRI ini, sudah dimulai sejak Agustus 2020 dan akan selesai Desember 2020. Hasil akhir dari kerjasama ini akan menghasilkan data Spasial DI di DI Tambang dan Sasapan II. Kerjasama ini juga akan menghasilkan peta desa yang didalamnya juga termuat data jaringan jalan, tutupan lahan dan topomini desa. Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan TPH Kabupaten Kampar Bustan menyampaikan bahwa keberadaan irigasi di Kabupaten Kampar akan sangat mendukung peningkatan hasil pertanian di Kabupaten Kampar. “Keberadaan irigasi ini bisa mendukung kegiatan masyarakat untuk menanam padi dua kali setahun,” ujarnya. (Diskominfo Kampar/Herman Jhoni)

Read more

Wujudkan Satu Data Satu Peta Pemkab Kampar Survey kelapangan.

Kampa : Pemerintah Kabupaten Kampar melakukan Survey Penijauan lapangan Pemetaan Partisipatif ke Kecamatan Kampa sebagai tindak lanjut kerjasama Pemerintah Kabupaten Kampar dengan LPPM UNRl dalam rangka program Satu Data Satu Peta Perwujudan Pemanfaatan Tata Ruang Kabupaten Kampar. Rabu, /0710. Tim yang turun terdiri dari Dinas Pertanian dan TPH Kampar, Bappeda Kampar, Diskominfo Kampar, PUPR, Kantor Statistik Kampar, Dinas Lingkungan Hidup Kampar dan BPN Kampar, Tim Word Resource Indonesia (WRI) Regional Riau serta pengelola Irigasi Sungai Tombang Kampa. Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Holtikultura Kabupaten Kampar Ir. Bustan menyatakan bahwa Peninjauan dilakukan di lokasi Embung Sungai Tombang kecamatan Kampa sebagai Penyuplai Air Untuk irigasi, kolam, maupun untuk kebutuhan lainnya dalam rangka peningkatan ekonomi lainnya. Oleh sebab itu dengan peninjauan ini akan diketahui seberapa kebutuhan atau apa yang akan kita lakukan terhadap dukungan sehingga instansi terkait dapat mengambil kebijakan” Kata Bustan yang didampingi Sekretaris Kominfo Kampar Herry Indra Mulya dan tim Satu Data Satu Peta Kampar. Dengan tersusunnya satu data satu peta sangat banyak manfaat yang akan di peroleh selain untuk meningkatkan kesejahteraan petani juga akan memudahkan investastor yang ingin menanamkan modal di Kabupaten Kampar. Data ini menjadi pendukung dalam mengambil kebijakan, sehingga data ini dapat dijadikan rujukan bagi pemangku kepentingan” Kata Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan dan Holtikultura Kampar Ir. Bustan. (Diskominfo Kampar)

Read more

Silaturrahmi dengan Petani Ikan Sipungguk, Yusri; Jaga Ketersediaan Air.

Sioungguok, Bangkinang ; Salah satu kesuksesan dari petani ikan air tawar adalah ketersediaan Air yang cukup untuk mensuplai kolam-kolam masyarakat, apalagi disipungguk ini mayoritas masyarakat merupakan Petani ikan. Ompang uwai memiliki fungsi vital bagi masyarakat, jaga dan rawat. Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs H Yusri. M. Si saat silaturrahmi dengan masyarakat dusun Bonca Kghiong desa Sipungguok Kecamatan Bangkinang, Kamis, 01/10. Yang dihadiri oleh Pengurus Lemtari Kampar, Kepala desa sipungguk Abu Bakar, SE, Kohar Tokoh masyarakat dan Petani kolam Air tawar. Selain itu diminta kepada instansi dan perangkat desa serta kelompok tani untuk dapat menjembatani Petani ikan untuk mencari mitra, sehingga produksi tetap berkelanjutan, jalin komunikasi, koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait. Saya menyarankan untuk dapat cari bapak angkat sehingga mulai bibit sampai pemasaran dapat berjalan dengan baik” Pinta Yusri. Sementara itu salah seorang warga dan pelaku Petani kolam Usman menyatakan agar dapat membangun jalan sebagai pendukung untuk produksi Petani masyarakat. Jalan tersebut sepanjang 6 km sangat diperlukan dalam peningkatan ekonomi masyarakat dalam menyalurkan hasil dan produksi pertanian di Desa Sipungguok” Kata Usman. Sementara itu Petani ikan Abukhari yang juga ketua KTNA Desa Sipungguk mengatakan untuk pembudidayaan ikan Insyaallah sudah di fahami namun yang terpenting lagi adalah permodalan yang sangat menghambat perkembangan Petani ikan disini. (Diskominfo Kampar)

Read more

Wujud Nyata Ketahanan Pangan Bupati Kampar Tanam Benih Jagung.

Gunung Mulya : Pendemi Covid-19 yang telah mewabah hampir setengah tahun ini memberikan dampak dalam segala lini kehidupan bukan saja terhadap kesehatan,ekonomi tapi juga terhadap akan ketersediaan pangan. Untuk itu berbagai langkah terus dilakukan dalam memenuhi akan kebutuhan pangan. Hal ini merupakan wujud real terhadap ketersediaan pangan, sehingga dampak dari Covid-19 dari segi pangan dapat kita kurangi. Untuk produksi Idelnya produksi dapat menghasilkan 4 ton perhaektar jika curah hujan bagus dengan penghasilan 16 perjuta. Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH saat memberikan pengarahan pada acara Penenaman Benih Jagung yang diadakan di Dusun Suka Damai Desa Gunung Mulya Kecamatan Gunung Sahilan pada Hari Sabtu, 19/09. Hadir mendampingi Bupati Kampar Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar, Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Kampar Arizon, SE, Kadis Pertanian Ir. Bustan, Kadis Lingkungan Hidup Aliman Makmur. Kadis PUPR Afdal, Kadis Perkebunan dan Kesehatan Hewan Syahrizal, Kadis Pariwisata Zulia Darma, Sekretaris Satpol-PP Kampar Agustar. kepala Dinas Kesehatan Dedi Sambudi. Selain itu Bupati Kampar menyampaikan bahwa untuk mengurangi penyebaran Covid-19 telah menerbitkan Perbub Nomor 44 tahun 2020, ini tak lain bertujuan untuk keselamatan kita bersama, mari kita ikuti dan patuhi protokol Kesehatan” Kata Catur Sugeng dihadapan Camat Gunung Sahilan Fakhry, Ketua TP PKK Gunung Sahilan, Kepala Desa Gunung Mulya Mukhidi dan kepala desa Se Kecamatan Gunung Sahilan, Upika Gunung Sahilan, Kelompok tani dan masyarakat yang berhadir. Dengan Penanaman jagung ini membantu kesuksesan program pemerintah dalam pemenuhan pangan, karena kita tidak tau Pendemi ini entah sampai kapan, Mari kita berdoa dan berikhtiar dan usaha kita agar terhindar dari Covid-19, kami minta kerjasama dengan Upika dan perusahaan” Pinta Catur Sugeng. Kepada perusahaan yang ada Catur meminta agar dapat memperhatikan, peduli terhadap pembinaan masyarakat, jangan Tutup mata di daerah penyangga perusahaan” Pinta Catur. Sementara itu Kepala Desa Gunung Mulya Mukhidin menyatakan ucapan terimakasih atas kedatangan Bupati dalam acara penanaman Benih jagung, luas tanam 10 ha yang berada di beberapa Tempat. Selain itu Desa Gunung Mulya memiliki sebanyak 579 KK, dengan luas 1378 ha, sementara seluas 46 ha untuk perkebunan, yang dikelola oleh 8 kelompok tani yang dibagi pada 3 dusun. Kami Siap menyukseskan ketahanan pangan” Kata Mukhidin. Namun pada saat ini kami memerlukan alat pengelola pertanian seperti Traktor atau hand Traktor yangg selama ini hanya menggunakan alat tradisional. Untuk tahun 2020 untuk mendukung ketahanan pangan kami menyediakan lahan seluas 20 ha yang berada berbagai lokasi, kami terus menjalin koordinasi dengan Babinsa dan Koramil untuk keberhasilan program ini” Katanya lagi. Kebutuhan kami disini juga adanya ketersediaan Pasar untuk memasarkan produk pertanian, begitu juga akan ketersediaan pupuk selain susah dicari juga mahal”Pintanya lagi. Terakhir usai penanaman Bupati Kampar akan mengkaji atas usulan dan aspirasi dari Desa Gunung Mulya terutama alat produksi Hand Traktor dan Traktor, begitu juga terhadap peningkatan jalan dan pembangunan Pasar, semoga Desa Gunung Mulya menjadi desa yang maju dan Sejahtera. Selanjutnya masih di Desa Gunung Mulya Bupati Kampar melakukan panen jagung hasil Penanaman 3 bulan sebelumnya yang merupakan bantuan benih dari Pemkab Kampar. (Diskominfo Kampar)

Read more

Kapolsek Bangkinang Barat Bersama Camat Kuok, Lakukan Panen Jagung Program Jaga Kampung Ketahanan Pangan.

KUOK – Senin pagi (7/9/2020) sekira pukul 09.00 Wib, Kapolsek Bangkinang Barat Ipda Yulanda Alvaleri S.Tr.K mengikuti Panen Perdana Tanaman Jagung Program Jaga Kampung dalam rangka mendukung peningkatan Ketahanan Pangan. Lokasi tanaman jagung Program Jaga Kampung yang akan dipanen ini, berada di belakang Kantor Camat Kuok Desa Kuok yang dikelola sdri. Yanti selaku Petani Binaan Polsek Bangkinang Barat Polres Kampar. Selain dihadiri Kapolsek Bangkinang Barat beserta sejumlah anggota Polsek, juga hadir Camat Kuok Darusmar Msi bersama Sekcam dan beberapa Staf Kecamatan Kuok dengan menerapkan Protokol Kesehatan. Acara diawali Panen Perdana Tanaman Jagung oleh Kapolsek Bangkinang Barat Ipda Yulanda Alvaleri S.Tr.K, dilanjutkan oleh Camat Kuok Darusmar Msi dan seluruh Personil Polsek Bangkinang Barat dan Staf Kecamatan Kuok. Kemudian penyerahan secara simbolis hasil Panen Jagung kepada Warga Masyarakat di Lingkungan Kantor Camat Kuok, antara lain Ibuk Yatmi dan Keluarga Bapak Margono. Selesai pelaksanaan Panen Jagung, sebagian jagung yang baru dipanen langsung direbus untuk dinikmati oleh Staf Kecamatan Kuok dan Personil Polsek Bangkinang Barat, kegiatan berakhir pada pukul 11.00 Wib dan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar.(Diskominfo Kampar/Humas polres Kampar)

Read more