Tapung

Pj. Bupati Kampar Serahkan Langsung Sebanyak 383 BLT Kepada KPM Wilayah Tapung Raya.

Bangkinang Kota – Sebagai bentuk penanganan dampak Implikasi dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) satu bulan yang lalu, Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk berbagai bentuk bantuan. Tak terlepas juga, Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar melalaui Pj. Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM secara simbolis menyalurkan Bantuan Tunai Langsung kepada KPM Disabilitas dan Korban Kebakaran di Aula Kantor Camat Tapung, Rabu (09/11/2022). Dalam arahannya, Kamsol menyampaikan bahwa walaupun Bantuan yang diberikan saat ini kepada Masyarakat Miskin khususnya yang menderita Disabilitas, tak seimbang yang diterima. Namun kita berharap, semoga ini bisa bermamfaat. Ini adalah sebagai wujud kepedulian Pemerintah kepada Masyarakat. Jangan dilihat dari nilai, tapi rasakan kepedulian Pemerintah “Ucap Kamsol”. Selanjutnya dalam meningkatkan Ekonomi Keluarga Masyarakat, Kamsol menyarankan untuk mencari usaha potesial dengan memulai dari pekarangan rumah atau yang disebut dengan program Optimalisasi Cara Untuk Meningkatkan Mandiri Pangan (Ocu Mapan). “Setiap orang pasti memiliki kelebihan masing – masing, lihat kelebihan setiap orang dan jangan lihat kekurangan. Bersama Masyarakat, lihat apa yang bisa didorong dalam Peningkatan Ekonomi khususnya Bidang Pertanian kerja sama BUMDes. Sementara itu Kepala Dinas Sosial Drs. Muhammad, M.Si menjelaskanan bahwa Pemda Kampar dalam hal ini telah menganggarkan sebanyak 2000 untuk penerima BLT-BBM. Dimana sebelumnya BLT dampak Kenaikan BBM ini telah di Launching di Lima Kecamatan, yakni Kecamatan Kuok, Bangkinang, Salo, Bangkinang Kota dan Kampar. Untuk diketahui, dimana dampak dari Kenaikan BBM ini adalah rendahnya daya beli Masyarakat, untuk itu Pemda Kampar mengalokasikan anggaran untuk bantalan. Dalam bantuan ini, kita plih sasarannya para Penyandang Disabilitas dan Korban Bencana Kebakaran “Jelas Muhammad”. Selanjutnya, Kata Muhammad, bahwa Penerima Uang sebesar Rp 150/Bulan selama 2 Bulan serta kemungkinan termasuk untuk bulan Desember 2022 nanti, hal ini juga dilihat dari Kemampuan Keuangan Daerah sendiri. (Diskominfo/Mzk)

Read more

Penutupan Semarak Kampoeng Seni Budaya Tri Manunggal, Pj. Bupati Kampar ;  Event Seni Budaya Desa Tri Manunggal Dapat Menjadi Pilot Project Pariwisata

Tapung – Semarak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-30 Desa Tri Manunggal Kecamatan Tapung, yang dikemas dalam Hajatan mencapai puncaknya, dengan Kirab beberapa Tumpeng dan Penampilan Batik Karnaval dari Kampoeng Seni Budaya Desa Tri Manunggal. Acara tersebut dihadiri dan ditutup oleh Pj. Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM dengan momotong Kirab Tumpeng serta menampilkan Tari Kecak Walisongo Kolaborasi dengan Sanggar Tri Sangga Buana Desa Tri Manunggal Kecamatan Tapung, Sabtu (15/10/2022). Ratusan Warga sangat antusias mengikuti Penutupan serta Kirab Tumpeng ini, 20 RT Desa Tri Manunggal, Mengarak Tumpeng sepanjang jalan ke lokasi acara, mulai Tumpeng Nasi hingga Tumpeng Hasil Bumi seperti Tumbuhan dan Buah – buahan yang melambangkan Kemakmuran. Sebelum Kirab Tumpeng Warga sudah melakukan Rangkaian Tradisi yaitu, Tradisi Kuda Lumping, Tradisi Wayang Kulit, Tradisi Arawitan, Tradisi Hadroh (Keagamaan) Pencak Silat. Dalam sambutannya, Pj. Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM mengatakan bahwa Saya selaku Pj. Bupati Kampar mewakili seluruh Masyarakat Kabupaten Kampar mengucapkan Selamat Ulang Tahun yang ke-30 Tahun 2022 Desa Tri Manunggal Kecamatan Tapung, semoga diberikan Keberkahan, Maju dan Sejahtera. “Saya mengapresiasi kegiatan ini dengan memperkenal Seni dan Budaya yang ada di Desa ini sehingga nantinya dapat dikenal oleh seluruh lapisan .asyarakat karena Kabaputen Kampar merupakan Wilayah yang terkenal dengan Adat Istiadat dan berbagai Seni Budaya nya “Ungkapnya”. Ia menambahkan, Kabupaten Kampar dalam menjalan roda Pemerintah mempunyai Falsafah Tali Bapilin Tigo, Tigo Tungku Sajoghangan dimana Pemerintah secara bersama – sama dengan Tokoh Adat, Ninik Mamak dan Tokoh Agama bergandengan dalam menyatukan Visi dan Misi untuk Membangun Negeri. Pemerintah menjalankan program – program pembangunan sesuai aturannya, Tokoh aAdat dan Ninik Mamak membimbing Anak Kamanakan melalui aturan Adatnya, serta Tokoh Agama akan mempererat Ukhuwah Islamiyah dan Tali Silaturami antar sesama melalui aturan Agama, semua itu bersatu untuk Negeri Kampar yang Sejahtera. “Selain itu juga, Masyarakat Kabupaten Kampar diperkuat dengan Falsafah aAdat yakni  “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, yang artinya hukum adat berdasarkan hukum agama, hukum agama berdasarkan Alquran ”Ungkapnya”. Untuk itu, Saya berharapkan Agenda besar ini juga mampu mengangkat nama Daerah khususnya Desa Tri Manunggal, karena potensi itu sudah di depan mata. Maka dari itu kembangkanlah lebih baik lagi dengan menggandeng unsur – unsur pendukung baik itu Pariwisata, Pemerintah Provinsi dan Perusahaan – perusahaan yang ada. Dan saya juga mengaharapkan, acara Semarak Kampoeng Seni dan Budaya ini nantinya akan menjadi Pilot Projects Pariwisata di Desa yang ada di Kabupaten Kampar, serta dapat meningkatkan Pariwisata Desa yang ada di Kabupaten Kampar yang nantinya dijadikan Desa Ekowisata percontohan di Kabupaten Kampar “Tutupnya.” Sementara  Kepala Desa Tri Menunggal Edi Bambang Purnomo pada kesempatan tersebut Mengatakan bahwa Alhamdulillah Terimakasih kepada Bapak Pj. Bupati Kampar yang telah Hadir dalam Pembukaan Sampai Penutupan, ini sangat luar biasa bagi Masyarakat Desa Tri Manunggal Kecamatan Tapung ini. “Terimakasih atas kehadirannya  dan selalu mendukung, mendorong acara kami ini, semoga tahun depan lebih meriah dari pada ini dengan menampilkan Tradisi yang lebih meriah dan lengkap serta meciptakan Kirab Tumpeng yang lebih indah ” Ungkapnya”. “Dalam sejarah Desa Tri Manunggal merupakan Desa Eks Transmigrasi pola PIR Trans (Perkebunan Inti Rakyat) yang lahir dari adanya perpindahan dari Tiga Desa yaitu Desa Latersia (Gading Sari), Gundaling (Muktisari) dan Desa Raharja (Indrasakti) yang kala itu sebahagian  lokasi Perumahan dan Lahan Plasma terkena jalur merah PT. CALTEX (saat ini CEVRON).” “Dengan adanya peristiwa tersebut maka PT. Perkebunan Nusantara V memindahkan warga yang terkena jalur merah ke Daerah Baru yang masih dalam wilayah PT. Perkebunan Nusantara V dan lahirlah Desa Tri Manunggal yang diilhami dengan perpaduan Tiga Desa menjadi satu maka dalam Musyawarah Mufakat menyepakati nama Desa adalah Tri Manunggal yang artinya tiga menjadi satu, dengan harapan perpaduan tersebut membawa Kesejahteraan bagi  Masyarakat ” Tutupnya”. Tampak Hadir, Anggota DPRD Kampar Bambang Hermanto, Kapolsek Tapung Kompol Sinurat, Danramil Tapung diwkili Sertu Anas, Kasatpol PP Nurbit, Asissten III Azwan, Kadis PUPR Afdal, Sekretaris Perhubungan Kholis, Kadis Koperasi Hendri Dunan, Sekretaris Dispora Aidil, Kabid Pariwisata Arfis Lindra, Camat Tapung Sofiandi, Kepala Desa Tri Manunggal Edi Bambang Purnomo, Kepala Desa Flamboyan Fauzil Mahfuz, Pimpinan Perusahaan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat, Ninik Mamak dan Masyarakat Desa Tri Manunggal serta Undangan lainnya.(Diskominfo Kampar/ISN)

Read more

Silaturrahmi dengan Kelompok Tani, Ini Aspirasi Petani Kepada Pj Bupati Kampar..

Tapung : Penjabat (PJ) Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM Gelar Silahturahmi dan Ramah Tamah Kelompok Tani  Desa Petapahan, dalam silaturrhami ini petani menyampikan harapan dan aspirasi kepada Pj Bupati Kampar. Ini dalam upaya peningkatan produksi diantaranya listrik dan penerangan, jalan produksi Tani serta sumur tersier dan Irigasi. Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Asisten III Setda Kampar Ir. Azwan, M. Si, Kepala Dinas Pertanian Kampar Nurilahi Ali, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kampar Cokroaminoto, Kasatpol PP Kampar Nurbit, Sekretaris Dikpora Kampar Aidil, Camat Tapung Sofyan di, SE, ME, Kepala Desa Petapahan Said Aidil Usman, SE, dan, Direktur PT. Kas Ridwan, dipusatkan diareal pesawahan seluas 50 ha lahan sawah di Desa Petapahan Kecamatan Tapung, Sabtu (15/10). Pada kesempatan tersebut bentuk syukur dan terima kasih Kepala Desa Petapahan Said Aidil Usman melakukan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM dan para pejabat yang hadir. Kepala Desa Petapahan juga menyerahkan hasil panen kepada Pj Bupati Kampar. Petani harus sejahtera dan lebih makmur, maka produksi harus di tingkatkan, inilah point penting untuk menjaga ketahanan pangan Kampar ” Kata Kamsol. Terkait dengan permintaan petani, Kamsol menyampikan untuk itulah kami datang kesini, insyaallah ini akan kita segerakan dan akan koordinasikan dengan OPD terkait” Kata Kamsol. Pj. Bupati Kampar juga menyampaikan Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau serta masyarakat petani di Kabupaten Kampar yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka mensukses swasembada pangan di Kabupaten Kampar. Ia juga menyebutkan Kegiatan ini juga memberikan dampak positif yang begitu besar terhadap masyarakat khususnya para petani untuk mengenal salah bibit padi yang baik dalam mendukung dan mensukseskan program Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar tahun 2022 Penanaman Perdana metode intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPAD BO) di desa Petapahan Kecamatan Tapung. “Saya berharap Kepala Desa, Camat dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah terkait mendukung dan turut mensukseskan program Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar ini sehingga Kampar menjadi Swasembada pangan dan petani sejahtera”ucapnya. Lebih jauh Kamsol merinci program ketahanan pangan Kabupaten Kampar tahun  2022 ini diawali dengan penanaman padi metode intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPAD BO)  kedepan secara keseluruhan kita akan lakukan penanaman yang lebih luas lagi mencapai 100 hingga 500 hektar di seluruh Kabupaten Kampar dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur dan membuka lahan baru dengan harapan kita bisa mewujudkan Kampar Swasembada pangan. Selanjutnya Kamsol menjelaskan dari hasil para petani ini nantinya akan ditampung oleh koperasi yang kita bentuk dan akan menyiapkan mekanisme pasar dan pengelolaannya dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, dan ini juga bagian dalam memperkecil angka pengangguran dan meningkatkan ekonomi masyarakat disektor pangan nantinya. Kamsol juga memaparkan luas lahan sawah yang ada di kampar saat ini 4000 haektar, namun belum bisa menyanggah kebutuhan beras di kabupaten kampar karena yang bisa digarap hanya 2100 hektar, selebihnya ada permasalahan irigisi dan ini akan segera kita atasi dan cari solusinya, selain itu juga banyak dijadikan peralihan lahan sawit. Tujuan pemerintah bagaimana petani itu dapat sejahtera, tentunya yang dapat kita rangsang adalah peningkatan produksi beras yang akan di tampung melalui koperasi ” Tambah Kamsol. Diakhir arahannya Kamsol menyebutkan atas Nama Pemerintah Kabupaten Kampar, Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh penggerak Pertanian dalam hal ini Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Insha Allah dengan semangat kita bersama, baik penggerak petani bersama-sama masyarakat petani yang didukung oleh OPD terkait kita bisa mewujudkan kesejahteraan petani sebagai salahsatu ujung tombak dalam kesuksesan Swasembada pangan di Kabupaten Kampar. Sebelumnya atas nama Petani Petapahan M. Ikhsan menyampaikan aspirasi, harapan dan keluhan kepada Pj. Bupati Kampar, keberadaan kami selaku petani di Petapahan yang mana pada tahun 2003 lahan sawah dibuka, dan tahun 2006 baru dapat di tanam dengan berkelompok dan masih banyak tunggul dan tinggi, lima tahun terakhir ini kami merasakan ada kepedulian dari pemerintah desa baik moril maupun material dan dapat kita rasakan kemajuan dan perkembangan. Mungkin bantuan yang kami terima sudah ada 1 Miliar bantuan dari pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kampar yang terdiri dari Mesin pengolah lahan dan alat pertanian lainnya. Namun yang segera kami butuhkan adalah untuk menunjang bapak dan ibu petani adalah penerangan dan jalan produksi pertanian, penunjang penanaman, tersier tapi belum berfungsi maksimal. Kami sangat mendukung dan siap menjadi produksi padi untuk kebutuhan beras masyarakat khususnya Kecamatan Tapung, Kami sangat bangga dengan Pj Bupati Kampar yang telah peduli terhadap petani dan pertanian di Kampar ” Kata M. Ikhsan (Diskominfo Kampar)

Read more

Ketua Dekranasda Kampar Deswita Kamsol Tinjau Kerajinan yang ada di Kampar

Tapung – Pasca di Lantik Dr. H. Kamsol, MM sebagai Penjabat (Pj) Bupati Kampar, maka Isteri dari Dr. H. Kamsol yakni Deswita secara otomatis Menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kabupaten Kampar. Sebagai ketua Dekranasda Kampar, Deswita bersama pengurus lainnya berkewajiban untuk memberikan pembinaan kepada Pengrajin atau Kerajinan yang ada di Wilayah Kabupaten Kampar. Dengan demikian, setelah Dekranasda Kampar melakukan Study di Gallery Dekranasda Kota Batam, yang terletak di sentra oleh – oleh Mall Botania II Batam Kepulawan Riau beberapa waktu yang lalu. Dekranasda Kampar turun ke Daerah guna meninjau kerajinan yang ada di Kampar, khsusunya Kerajinan Batik Srikandi yang ada di Desa Sibuak Kecamatan Tapung, Kamis (13/10/2022). Deswita Kamsol dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa tujuan dari Dekranasda turun langsung ke Daerah guna melihat langsung kondisi dan kemajuan berbagai Kerajinan yang ada di setiap Desa. Hal ini dilakukan, juga untuk membangkitkan semangat Industri Kecil Rumah Tangga, maupun Usaha Keluarga dalam memberikan pembinaan, sistem pemasaran serta arah permodalan kedepannya “Ungkap Deswita”. Sekali lagi, Deswita yang juga merupakan Ketua TP-PKK Kampar tersebut menyampaikan bahwa Dekranasda sifatnya memberikan pembinaan. Pembinaan ini terkait apa saja dalam hal Kerajinan Rumah Tangga yang ada di setiap Desa di Kampar “Tuturnya kembali”. Sementara itu Camat Tapung Sopiandi ,S.E., M.E, didampingi Ketua TP-PKK Kecamatan Tapung dan Ketua Pengurus Batik Srikadi Sibuak Wulyanti, menyampaikan bahwa Batik Srikandi Sibuak semenjak berdiri sampai sekarang terkait pemasaran dan promosi, allhamdulillah sudah begitu baik. “Dimana dalam promisi sendiri juga telah dilakukan secara Nasional melalui Pemilihan Putra Putri Remaja Nusantara ajang Pageant Remaja Tingkat Nasional oleh Diva Ananta Sofyan yang pinis posisi kedua”. Selain Kerajinan Batik, di Wilayah Tapung juga menghasilkan Kerajinan lainnya seperti Songket di Desa Sei Putih, dan Desa Pagaruyung, serta Kerajian Tudung Saji di Desa Petapahan “Ucap Sopian” Kemudian dalam Batik Srikandi sendiri, dalam Permodalan dan Pendanaan, untuk kegiatan Batik di Sebuak, sejauh ini sudah kerja sama Badan Usaha Mikik Desa atau (BUMDes). Walaupun demikian, Batik Srikandi masih banyak kekurangan dan butuh bantuan dalam Permodalan. Untuk itu kami juga minta bantuan dalam Pengembangan Batik kepada Dekranasda Kampar melalaui Dinas terkait “Pinta Sofian lagi” Selain itu, dalam promisi dan pemasaran dalam motif- motif terbaru melalui Dinas terkait. Kepada OPD juga diminta kerja sama dan bantuan apabila ada pengadaan atau pembuatan seragam Batik Kampar. Selanjutnya, hal senada juga disampaikan Kepala Desa Sibuak Zulkarnaian Damanik dalam dialog tesebut. Mengatakan bahwa awal mula berdiri Batik ini berkat pelatihan atas kerja sama Deskranasda Kampar dan PT. RAPP melalui Banyuan CSR nya. Selanjutnya dengan inisiatif dan semangat peserta, akhirnya secara berkelompok membentuk sebuah Kerajinan Batik ini dan allahamdulillah, saat ini dalam pesanan sejauh ini sudah luar biasa. Selain secara pribadi, terkadang pesanan banyak juga datang dari Partai Politik dalam jumlah sedikit besar, sehingga ada beberapa yang mesti ditolak karena terkendala oleh Permodalan dan Tenaga Kerja “Terang Damanik”. (Diskominfo/Mzk)

Read more

Sekda Kampar Buka Semarak Kampung Budaya Sempena Hari Jadi Desa Tri Manunggal Ke-30

Tapung – Penjabat (Pj) Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. Yusri, M,Si menghadiri sekaligus membuka Semarak Kampung Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Desa Tri Manunggal Kecamatan Tapung yang ke-30. Hadir pada saat itu diantaranya Gubernur Riau yang diwakili Sekretaris Dinas PMD Provinsi Riau Aswandi, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tapung, Beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, Camat Tapung Sofyandi, Kepala Desa Tri Manunggal Edi Bambang Purnomo serta masyarakat yang hadir. Kegiatan Semarak Kampung Budaya dipusatkan dilapangan Sepakbola Desa Tri Manunggal. (10/10) Dalam sambutannya Sekda Kampar mengatakan Perhelatan ini merupakan agenda besar, diperlukan kolaborasi antar lembaga terkait, ia juga mengatakan bahwa acara atau agenda seperti ini harus kita satukan, antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa dengan mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Riau. “Untuk menjadi perhelatan yang Akbar dan meriah serta dapat dimasukan kedalam agenda Provinsi, Harus melibatkan seluruh unsur Pemerintah, kerjasama disemua lini “ucapnya. Yusri juga mengatakan Event ini memiliki potensi yang baik untuk menjadi besar, kembangkanlah lebih baik lagi dengan melibatkan seluruh unsur pendukung dan memerlukan keterlibatan kesemua bagian. Diakhir sambutannya Sekda juga menyampaikan kedepan acara Semarak Kampung Budaya akan menjadi Pilot projects Pariwisata di desa yang ada dikabupaten Kampar, Iven yang dapat meningkatkan pariwisata desa yang ada di Kabupaten Kampar. Dalam sambutannya Kepala Desa Tri Manunggal Edi Bambang Purnomo menyampaikan bahwa dirinya mengajak seluruh masyarakat bersatu bahu membahu membangun desa dan dibawah bimbingan dan dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar. Ia juga mengatakan bahwa terselenggaranya kegiatan ini merupakan gotong royong dan bantuan serta sumbasih dari perusahaan-perusahaan yang ada disekitar Desa Tri Manunggal dan bantuan serta dukungan dari Anggota DPRD Kabupaten Kampar serta masyarakat Desa Tri Manunggal. Edi Bambang Purnomo juga berharap perhatian dan dukungan terus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, bimbingan agar Desa Tri Manunggal maju sejahtera dan masyarakatnya makmur berkecukupan, dan masyarakat selalu sehat dan damai. Pembukaan Edi Bambang Purnomo juga berharap dukungan dari Pemerintah Daerah Desa Tri Manunggal dapat menjadi Desa Eko wisata dan Semarak Kampung Budaya dapat menjadi kegiatan rutin dan dimasukan kedalam agenda wisata setiap tahun di Kabupaten Kampar. (Diskominfosandi/CK)

Read more

Pj Bupati Kampar Hadiri Syukuran Khitanan 2 (dua) Putra dari Anggota DPRD Rahayu Sri Mulyani.

Tapung – Pj Bupati Kampar Dr. H Kamsol, MM menghadiri acara Syukuran Khitanan (Sunat Rasul) Rahen Suryo Nugroho dan Bara Abizar Satria Nugroho Putra dari Bapak Riyan Rakhmat Saputro dan Ibu Rahayu Sri Mulyani yang diselenggarakan di kediaman Bapak Rakhmat Desa Sei Lembu Makmur Kecamatan Tapung,, Minggu (11/9/2022). Rahen Suryo Nugroho dan Bara Abizar Satria Nugroho merupakan Putra Dari Bapak Riyan Rakhmat Saputro dan Ibu Rahayu Sri Mulyani merupakan Anggota DPRD Kabupten Kampar. Kehadiran Orang Nomor Satu di Kabupaten yang berjuluk Serambi Mekkahnya Riau disambut hangat oleh pihak keluarga. “Khitanan merupakan tahapan penting bagi anak laki-laki sebagai bagian dari upaya menyempurnakan ajaran agama, sekaligus meningkatkan kesehatan anak-anak.”ungkap Bupati”. Dalam wawancaranya, Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM mengucapkan selamat buat anak kita Rahen Suryo dan Bara Abizar Putra dari Bapak Riyan Rahmat dan Ibu Rahayu, ini merupakan salah satu bagian dari syariat agama dan wajib hukumnya bagi anak laki-laki. Dari pandangan agama, fungsi dari khitan adalah mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sahnya ibadah. “Sedangkan secara medis, khitan mempunyai Faedah yang sangat penting yakni untuk membuang bagian anggota tubuh yang menjadi persembunyian kotoran, virus, bakteri, dan lainnya yang dapat membahayakan kesehatan” ungkapnya. Pj. Bupati Kampar berpesan kepada Rahen Suryo dan Abizar supaya bisa menjadi anak yang berguna  baik untuk orang tua, Bangsa dan Negara. “Semoga Rehen Suryo dan Barra Abizar cepat pulih dan masa pemulihannya tidak terdapat masalah atau kesulitan apapun.”tutupnya”.(Diskominfo Kampar)

Read more

Pj. Bupati Kampar Melayat Ke Kediaman Tokoh Masyarakat Tapung

Tapung,-Penjabat (PJ). Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, Melayat sekaligus melakukan Takziah untuk mendo’akan salah seorang tokoh masyarakat Tapung Almarhum Mardi yang tutup usia pada tanggal 29 Agustus 2022 diusia 67 tahun. Almarhumah disemayamkan dirumah duka di Desa Indrasakti Jalur Alamanda 10 RT 03, RW 02 Kecamatan Tapung. Hadir diantaranya Kepala Desa Indra Sakti Misdi, tokoh masyarakat, serta pelayat masyarakat dari desa Indrasakti. (30/8) Dalam sambutannya Pj. Bupati Kampar menyampaikan turut berdukacita atas kepergian Almarhum, mewakili masyarakat Kabupaten Kampar juga ikut menyampaikan belasungkawa atas kepergian Almarhum. Usai melayat Almarhum Mardi, Pj  Bupati Kampar menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan masyarakat Desa Indrasakti, Kamsol menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo,  masyarakat diminta untuk melakukan pemanfaatan lahan sekitar rumah untuk ditanami tanaman pangan yang dapat membantu perekonomian keluarga. “saat ini dunia telah mengalami rawan pangan, akibat konflik berkepanjangan yang melanda dunia, kerawanan pangan saat ini telah mencapai situasi yang mengkhawatirkan, Presiden Republik Indonesia mengamanatkan kepada seluruh Kepala Daerah untuk mengajak masyarakatnya memanfaatkan lahan perkarangan rumah “ungkapnya. Kamsol melanjutkan, menjawab amanah Presiden Republik Indonesia Kabupaten Kampar berupaya untuk mengembalikan citra Kabupaten Kampar swasembada pangan, petani akan diajarkan dengan petani bisnis, selama ini selalu dibantu Pemerintah, tidak Mandiri, dan selalu bergantung kepada bantuan dari Pemerintah. Ditambahkan Penjabat Bupati Kampar itu juga mengatakan program yang akan digesa Pemerintah adalah menciptakan lahan padi untuk menunjang swasembada beras dikabupaten Kampar, menyampaikan strategi pembangunan untuk mendorong ekonomi masyarakat kampar bangkit dari dampak covid-19. Salahsatu program yang tengah digalakan saat ini dibidang pertanian, seluas 100 hektar ditanami tanaman padi selain itu juga akan melaunching beras kampar Cap Ulu Kasok. “Program pertama menanam 100 hektar dan panen juga 100 hektar dibulan ini . Ketika kita produksi beras minimal pasar kita ASN dulu,” tuturnya. Ia menjelaskan kebutuhan Padi untuk swasembada di Kabupaten Kampar membutuhkan lahan seluas 26 ribu Hektar, dengan jumlah lahan ini, swasembada pangan di Kabupaten Kampar dapat terwujud, sedangkan lahan yang ada tau masih ditanami padi seluas 4000 ha yang tersedia, masih banyak lahan yang di kelola untuk dapat memenuhi swasembada pangan di Kampar. Diakhir sambutannya Kamsol mengajak masyarakat desa Indrasakti untuk tetap menjaga protokol kesehatan, Karena Pandemi Covid 19 belum usai, Ia juga mengajak masyarakat untuk melengkapi Vaksin dosis pertama, kedua dan Vaksin ketiga atau Booster untuk memberikan kekebalan terhadap virus Covid 19.(Diskominfo Kampar prot-dokpim)

Read more

Panen Perdana 30 Ton Umbi Porang di Desa Kijang Rejo,  Pj Bupati Kampar  : Miliki Peluang sangat Bagus Tingkatkan Ekonomi Petani.

Tapung – Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol  MM bersama Ketua KTNA Provinsi Riau Drs. H. Yusri, M.Si melakukan Perdana Perdana sebanyak 30 Ton Umbi Porang sekaligus pelepasan perdana umbi porang komoditas pangan riau unggul ke PT. Mitra Porang Nusantara (MPN) di Desa Kijang Rejo Kecamatan Tapung, Senin (22/08/2022). Dalam kegiatan ini di juga di hadiri oleh Kepala Dinas Pertanin, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kampar, Nur Ilahi Ali, Kepala Dinas Perhubungan Kampar, M.Amin Filda Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kampar, Yuricho Efril, S.STP. CEO PT. MPN Deni Welianto, Ketua DPC P3N Kampar Erman, serta Ketua KTNA Kecamatan yang ada di Kampar serta para petani Porang. Pj Bupati Kampar saat itu menyampaikan bahwa, hari ini kita telah melakukan panen perdana seluas 3 Hektar, dengan hasil yang kita panen saat ini sebanyak 30 ton umbi porang dengan luas tanam 1 Hektar, selanjutnya akan kita panen lagi sekitar 2 ton lagi. Disampaikan Kamsol, Porang merupakan tanaman yang berjenis umbi-umbian dapat dikonsumsi dan aman untuk manusia, tanaman porang memiliki keunggulan yang pada sifatnya yang toleran terhadap naungan sehingga memungkinkan dibudidayakan di lahan hutan industri dan lahan perkebunan, manfaat porang untuk bahan baku industri, bahan dasar obat-obatan, cemilan sehat, pembersih air, lem alami, bahan baku pengental es cream dan membantu mengurangi kadar kolesterol. Kamsol juga menambahkan, Penanaman umbi porang Ini merupakan peluang baru dalam sektor pertanian, hal ini sangat memungkinkan untuk kita kembangkan untuk meningkatkan hasil pangan kita kedepannya. Disampaikan Kamsol, sesuai dengan laporan yang di terima dari Pihak PT. MPN bahwa Saat ini baru sekitar 15 % di Riau untuk memenuhi Suplay kebutuhan pabrik yang ada, hal ini menunjukkan bahwa Masih banyak peluang bagi masyarakat kita untuk menanam umbi porang ini. Kemudian Kamsol katakan, bahwa umbi porang ini merupakan potensi ekonomi yang cukup baik, oleh karena itu Pemerintah dan masyarakat bisa untuk memanfaatkan lahan-lahan yang ada, seperti lahan hutan adat, hutan sosial dan walaupun hutan lindung yang akan kita coba untuk mengurus izinnya. Karena Kita ada di 23 Desa wilayah hutan lindung suaka margasatwa. Jika kita lihat dari penanaman umbi porang ini, tidak merusak lingkungan sekitarnya, hal ini sangat berdampak untuk bagaimana memutar roda ekonomi masyarakat daerah itu sendiri.” Ungkap Kamsol. Terkakhir Dr. Kamsol berharap agar  kemitraan kita dengan PT. MPN bisa berjalan dengan baik, saling bersinergi kepada kita semua sehingga ini bisa bertahan dan bisa untuk dalam jangka waktu yang panjang. Sementara itu, Ketua KTNA Provinsi Riau Drs. H. Yusri M.Si menyampaikan bahwa, kami sangat mendukung dan kami siap untuk bermitra dengan PT. MPN dan juga sudah meninjau PT. MPN, ini merupakan suatu penghasil ekonomi yang baik yang nantinya akan dapat mengembangkan usaha para petani kita nantinya. Selanjutnya Yusri juga sampaikan, dalam kunjungannya di Perawang Kabupaten Pelalawan dalam peninjauan dan sosialisasi pabrik mitra porang bersama Wakil Gubernur Riau bahwa kita tidak boleh sepakat dengan Gubernur Riau agar  ini menerima umbi porang dari Luar Provinsi Riau, Mari kita manfaat produk dari dalam daerah kita sendiri. Kemudian CEO PT. MPN, Deni Welianto menyampaikan bahwa, Saat ini kita sudah mengekspor umbi porang sekitar 18 Ton Pertahun, untuk Kabupaten Kampar sendiri kita sudah tanami umbi porang sekitar  130 Hektar dan hari ini kita sudah panen perdana sebnayak 30 ton denhan luas tanam 1 Hektar. Kami sangat butuh dukungan dan support dari pemerintah daerah dalam mengembangkan pangan ini dalam bentuk penanaman umbi porang di Kampar,, mudah mudahan apa yang kita cita citakan dapat kita wujudkan sesuai dengan kesepakatan yang telah kita perbuat.” Harap Deni Welianto. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat registrasi Kebun Porang kepada Khairuddin, Tony Sinuhaji dan Isrohmad kemudian dilakukan Mou anatar Ketua KTNA Provinsi Riau dengan PT. MPN. (Diskominfo Kampar).

Read more

Bersama Kapolres, Sekda Kampar Tinjau Vaksinasi Dosis Tiga di Polsek Tapung.

Tapung – Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol, MM diwakili Sekda Kampar Drs Yusri didampingi Kapolres Kampar AKBP Didik Priyo  Sambodo, SH, MH, SIK, tinjau langsung pelaksanan Vaksinasi di Polsek Tapung, senin (15/8/2022). Saat peninjauan pelaksanaan Vaksin, Sekda Kampar menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek dan masyarakat dengan semangat mengikuti vaksisnasi. Dalam vaksinasi ini terlihat mulai dari anak-anak sekolah sampai para orang tua. Untuk diketahui, vaksinasi saat ini sudah masuk dosis empat namun ini baru rencana untuk para tim medis. Akan tetapi untuk dosis 1, 2 dan 3 adalah yang utama. Apalagi target yang harus dikerjar saat ini adalah vaksin dosis 3 (boster).”ungkap Yusri”. Selanjutnya Sekda Kampar juga berharap kepada seluruh masyarakat untuk peduli dalam hal ini, agar kita semua terhindar dari virus-virus penyakit. Tidak sempat hari ini, besok dan kapanpun masyarakat bisa vaksin di Puskesmas terdekat. Untuk diketahui juga, bahwa capain vaksinasi sampai hari ini dosis 1 sebanyak 82,24%, dosis 2 sebanyak 64,53%, dosis 3 sebanyak 19,43 serta dosis 4 sebanyak 0,008%. Sementara untuk hari ini, Yusri menyampaikan bahwa target vaksin minimal 1000 dosis. Sementara itu Kapolres Kampar AKBP Didik Prio Sambodo,SH,MH,SIK menyampaikan bahwa dalam hal vaksinasi akan terus berupaya untuk melibatkan seluruh personil, termasuk TNI, dan perangkat Desa dalam penyelenggarakan vaksinasi agar tecapai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Dalam vaksinasi di Polsek Tapung sendiri, berkat kerjasama Kapus dan Camat. Seluruh peserta vaksin baik anak-anak, maupun dewasa semua diberikan doorprize berupa minyak goreng dan beberapa butir telor.”ucap Kapolres”. Selain Sekda, hadir juga mendampingi pada kesempatan tersebut, Camat Tapung Sofiandi, Kapolsek Tapung Kompol Ihut Manjalo Tua,SH,MH, Kepala Bidang Yankes Dinkes Harianto, Kepala UPTD Puskesmas Tapung Tasliati, M.Kes, Danramil Tapung Kapten Alza,SP, serta para Kepala Desa Se-Kecamatan Tapung.(Diskominfo/mzk)

Read more

Pj Bupati Kampar launching Program Debum Ceting di Puskesmas Tapung.

Tapung – Pendampingan terhadap Ibu Hamil menjadi langkah konkret yang akan dilakukan untuk menangani Stunting di Wilayah Kabupaten Kampar khususnya di Wilayah Tapung. Untuk itu demi keberhasilan Program tersebut, Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM membuka secara resmi Launching Deteksi Ibu Hamil Cegah Stunting (Debum Ceting) di UPT Puskesmas Tapung, Selasa (26/07/2022) Demikian yang disampikan oleh Pj Bupati Kampar Dr H. Kamsol MM menjelaskan bahwa Stunting adalah masalah Gizi Kronis pada Balita, dampak Stunting tidak hanya dari segi kesehatan tetapi juga mempengaruhi tingkat kecerdasan Anak. Jika saat ini Anak Indonesia menderita Stunting l, dapat dipastikan Bangsa ini tidak mampu bersaing dengan Bangsa lain dalam menghadapi tantangan Global. Ia menambahkan, Kasus Stunting ini menjadi tanggung jawab kita bersama melalui deteksi dini Ibu Hamil cegah Stunting atau yang disebut Debum Ceting. “Untuk menekan Angka Stunting diperlukan komitmen bersama dalam upaya percepatan penurunan Stunting melalui penyelenggaraan intervensi secara terkordinir dan terintegrasi kepada sasaran prioritas.”ungkapnya”. “Saya berharap 100 Hari Kerja Pj Bupati, Kepala Puskesmas dapat membuat Inovasi dipuskesmas masing – masing, seperti Inovasi yang telah ada seperti Pemberian Tablet Darah pada Remaja Putri dan Inovasi Asi Eklusif Ceting (Pemberian Asi Eklusif pada Bayi 0-6 Bulan)”. “Saya menghimbau agar seluruh Ibu Hamil dapat memeriksa kehamilannya di fasilitas kesehatan secara teratur guna mendeteksi resiko kehamilan secara dini sehingga Angka Stunting dapat diturunkan, untuk Camat dan Kepala Desa saya menghimbau agar mendukung Kegiatan Intervensi percepatan Penurunan Stunting.”ungkapnya”. Ia menjelaskan, Berdasarkan Data Status Gizi Indonesia Tahun 2021 angka prevelensi Stunting di Provinsi Riau adalah 22,3% Artinya ini masih butuh Kerja Keras untuk mencapai Penurunan Angka Stunting. “Dengan berbagai Program atau Kegiatan ini diharapkan tercapai Angka Penurunan Stunting di Kabupaten Kampar dengan Sesuai target Nasional 14% di Tahun 2024.”Tutupnya”.(Diskominfo Kampar/ISN)

Read more