HUT RI ke 74, Pemkab Kampar berikan 1.300 paket Santunan Kepada LVRI Dan Perlansia

Bangkinang Kota ; Sebagai mana tahun-tahun sebelumnya setiap peringatan HUT RI Pemerintah memberikan santunan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Perlansia dan pensiunan sebanyak 1300 Paket dan uang transport.

Kegiatan penyerahan secara simbolis telah dilakukan oleh plh Bupati Kampar bersempena malam Resepsi Kenegaraan yang diadakan di Rumah Dinas Bupati Kampar sebanyak 100 orang selebihnya pada tempat yang diserahkan pada hari ini Ahad, 18/08.

Plh Bupati Kampar Drs Yusri yang diwakili oleh kepala dinas Sosial Amin filda melalui sekretaris Dinas Sosial Lukmansyah Badoe menyatakan Pemkab Kampar pada HUT RI ke 74 tahun 2019 ini menyerahkan sebanyak 1300 paket yang diperuntukkan bagi Veteran, Janda Veteran, Pejuang 45, Pepabri, Perip, Wirakauri, Wredatama, Kerta Wredatama, Perlansia dan Masyarakat” Kata Lukmansyah Badoe yang didampingi Nurbaiti Kabid pada dinas Sosial.

“Yang diserahkan berupa 1 paket Sembako yang berisikan Beras, gula, Minyak goreng, susu kental manis serta selembar kain sarung dan uang Transport serta nasi kotak” Kata Lukmansyah Badoe.

Kita berharap semoga ini dapat dimanfaatkan, mungkin bantuan ini tidak seberapa namun ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada para pejuang dan yang telah berjalan bagi negeri, mungkin jumlah ini belum mencukupi bagi seluruhnya namun kita terus berupaya pada tahun berikutnya agar semua dapat menerima bantuan ini” Harapnya lagi.

Sementara itu salah seorang penerima dari Kecamatan Kuok Idin Mahmud yang berulang tahun ke 74 ini tepatnya lahir pada tanggal 11 Agustus 1945 yang lalu, berprofesi sebagai pensiunan guru, menyatakan terimakasih atas bantuan dari Pemkab Kampar, selain itu juga terjalin silaturrahmi antar sesama, maupun dengan Pemerintah” Kata Idin Mahmud.

Namun ia juga menyampaikan harapannya agar seluruh kategori penerima dapat di inventarisir oleh pihak Kecamatan dan Kabupaten, sehingga tidak ada yang tertinggal, Lebih jelimat betul betul diberikan sesuai dengan data yang akurat dan yang berhak menerima” tambahnya lagi.

Selain itu harapan kami juga agar dibuatkan monumen terhadap sejarah yang terjadi dalam perjuangan kemerdekaan yakni Bendera Pertama berdiri di Kuok, tepatnya di pasar Kuok, pada tanggal 16 September 1945, selanjutnya agar dibuatkan juga monumen Komisi Tiga Negara Yakni Amerika, Belgia dan Australia di Desa empat balai yang membahas kemerdekaan Indonesia serta mengakhiri penjajahan Belanda, semoga ini dapat terealisasi mengingat inilah salah satu sejarah yang dapat mengingatkan bagi generasi berikutnya” Tutup Idin Mahmud. (Diskominfo Kampar)