Kesehatan

Sempena Hari Bakti Dokter Indonesia, IDI Taja Dokter Kecil Award

Bangkinang Kota (kamparkab.go.id) – Dalam rangka Hari Bakti Dokter Indonesia 2018, Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kampar menggelar acara Dokter Kecil Award tingkat Kabupaten Kampar yang diselenggarakan di Aula Kantor Bupati Kampar, Rabu (25/7). Hadir dalam acara tersebut, Sekda Kampar Yusri MSi, Sejumlah OPD terkait, serta Pengurus Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kampar. Dalam arahanmya Sekda Kampar berharap kegiatan ini bisa memberikan motivasi anak-anak untuk menjadi agen kesehatan, dalam kesempatan tersebut Sekda juga menyampaikan keberhasilan Kampar mendapat penghargaan Kota Layak Anak di Surabaya. “Dua hari lalu Kampar meraih penghargaan kota layak anak, acara penyerahan penghargaannya dilaksanakan di Surabaya, dan ternyata dalam penghargaan kota layak anak tersebut, juga ada beberapa kategori penghargaan lainnya seperti penghargaan dokter teladan, bidan teladan, sekolah teladan,semoga kedepannya kita bisa mengusulkan kategori-kategori ini untuk mendapatkan award ditingkat Nasional,” ucap Yusri Bersempena Hari Bakti Dokter Indonesia, Sekda juga berharap bakti dokter indonesia melalui pelayanan yang baik selalu ditingkatkan dengan tenaga-tenaga kesehatan yang profesional. Selain itu Yusri juga mengungkapkan bahwa tujuan dilaksanakan Kegiatan ini adalah untuk dapat membantu Implementasi UKS dan memicu semangat dokter-dokter kecil untuk menjadi agen terciptanya perilaku hidup sehat sejak aknak-kanak di sekolah, keluarga dan lingkungannya, mendidik sejak dini perilaku hidup bersih dan sehat anak Indonesia dan mendorong terbentuknya “Pendidik Sebaya” guna membangun generasi muda pelopor dibidang Kesehatan. Dilain sambutnnya Yusri juga mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk lain dari pengabdian profesi pada masyarakat, salah satunya dengan melakukan aktivitas-aktivitas sosial dalam peringatan Hari Bhakti Dokter Indonesia (HBDI) yang diteapkan setiap tanggal 20 Mei. Sementara itu, Ketua IDI Kampar dr. Nur Aisyah memaparkan, Dokter Kecil Award selalu di selenggarakan setiap tahun sejak tahun 2009 silam oleh IDI Kampar, untuk tahun ini, kegiatan tersebut diikuti oleh 26 peserta perwakilan dari 26 Puskesmas se Kabupaten Kampar.. “IDI Kampar berkomitmen menyelenggarakan Dokter Kecil Award sebagai motivator bagi dokter cilik, jumlah peserta sebanyak 26 orang perwakilan 26 Puskesmas,” pungkasnya. (Humas)

Read more

Pemkab Kampar dan Bank Riau Kepri Rancang RS Type C

BATAM, (kamparkab.go.id) – Di tengah kesibukan dalam kegiatan pelepasan Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kampar, Bupati Kampar H Azis Zaenal SH MM memanfaatkan waktu untuk membicarakan program pembangunan di Kampar khususnya pembangunan bidang kesehatan. Rapat dipimpin langsung oleh Bupati dan dihadiri oleh Dirut Bank Riau Kepri (BRK) beserta jajarannya, Ahad malam (22/7) di Batam. Hadir juga dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH, Sekda Kampar Drs Yusri M.Si, Asisten II Setda Kampar Ir Azwan M.Si, Kadis Kesehatan Nurbit, Tokoh masyarakat Kampar Syawir Hamid dan Tokoh Muda Kampar Yuyun Hidayat yang juga ketua Kadin kota Pekanbaru. Sebelumnya diketahui bahwa keberadaan RS Ibnu Sina semula akan dibangun lebih representatif oleh pihak swasta bersama yayasan, namun sampai saat ini belum bisa diwujudkan sehingga keberadaan bangunan menggangu keindahan Kota Bangkinang yang sedang berbenah. Pada rapat tersebut terungkap bahwa untuk mengantisipasi space kosong Rumah Sakit tipe C pada tahun mendatang disebabkan karena adanya perubahan tipe RSUD Bangkinang dari tipe C ke tipe B pada akhir tahun 2019 mendatang, perlu dibangun RS untuk menggantikan tipe C. Dalam diskusi disepakati beberapa hal antara lain, Pemkab dan BRK secara bersama-sama akan membangun RS tipe C dalam bentuk penyertaan modal kepada perusahaan yang nantinya akan dibentuk, Untuk mengkaji lebih lanjut tentang urgensi pembangunan RS tersebut akan dibentuk tim kecil terdiri dari  Empat (4) orang dari BRK dan Lima (5) orang dari Pemkab Kampar. Selanjutnya Tim kecil yang terbentuk akan bekerja pada minggu terakhir Juli sampai awal Agustus 2017 dan akan melaporkan kepada Bupati dan Dirut BRK opsi opsi yang menjadi alternatif pola pembangunan apakah dalam bentuk swasta murni, kemudian Pemkab menyertakan modal saham mayoritas atau dalam bentuk BUMD, pada kesempatan tersebut disepakati juga pada tgl 31 desember 2018 RS sudah mulai beroperasi dengan merevitalisasi dan memanfaatkan gedung yg ada utk IGD dan Poliklinik, Untuk lebih jelasnya prospek dari aspek bisnis, disepakati juga utk mereview perencanaan yang sudah ada dan hasil review ini akan dijadikan langkah awal untuk percepatan pembangunan RS tipe C dimaksud. “Semoga rencana kita ini dapat terlaksana dengan baik untuk peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,”ungkap Bupati.(Kominfo/hms)

Read more

Kampar Targetkan 95% Tahun 2020 Sukses Eliminasi Penyakit Campak dan Rubeela

Kuok – Lebih dari 150 Negara di Dunia telah melaksanakan imunisasi Campak – Rubela sejak tahun 1970, untuk itu Kabupaten sendiri melalui Sosiaisasi Kampanye  Mesles Rubella (MS) betekat targetkan 95% sukses Penyakit Campak dan Rubeela tahun 2020. Hal tersebut ditegaskan Bupati Kampar yang diwakili Asisten III Setda Kampar Ir Nurhasani,MM saat membuka Sosiaisasi Kampanye  Mesles Rubella (MS) Kabupaten Kampar tahun 2018 di Aula Puskesmas Kuok, selasa siang (17/7/18). Lebih lanjut Nurhasani menyampaikan, bahwa Imunisasi Masal Campak dan Rubeela sendiri bertujuan untuk memutus trasmisi penularan virus capak dan rubeela yang ada dimasyarakat. Kita ketahui sendiri bahwa Indonesia sendiri telah berkomit menuntuk mencapai eliminasi penyakit dan pengendalain penyakit rubella/ kecacatan yang disebabkan oleh infeksi rubeela saat kehamilan ( Congenital Rubeela Syndrome) pada tahun 2020. Dengan demikain sekali lagi kita berteka untuk mensukseskan hal tersebut, untuk itu mantan Kadis Kominfo tersebut mengajak Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kemenag Kampar, Camat dan lembaga terkait untuk berpartisipasi  dan berkontribusi dalam imunisasi masal Campak –Rubeela. Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Nurbit bahwa Kampar menargetkan 95% untuk sukses dalam Imunisasi masal dalam mengatasi penyakit Campak –Rubeela. Dimana di Kampar sendiri direncanakan akan melakukan Imunisasi Campak – Rubeela pada Agustus mendatang yang dilakukan disetiap sekolah mulai dari PAUD, TK, MI/ sederajat,  SDLB dan SMP/MTs/ sederajat dan SMPLB atau mulai dari anak usia 9 bulan sampai usia 15 tahun. Selanjutnya pada bulan September 2018 akan dilakukan di Posyandu-posyandu, polides, poskesdes, puskesmas pembantu, puskesmas pos imunisasi lainnya. Selain itu kegiatan ini akan menjadi Imunisasi Rutin bagi anak usia 9 bulan, 18 bulan dan murid SD di kabupaten Kampar mulai pada bulan Oktober 2018. Dengan demikian sekali lagi Nurbit berharap kepada Dinas Kesehatan dan Kemenag Kampar untuk agar mendukung demi suksesnya program Imunisasi Campak –Rubeela ini. Selain itu harapan juga kepada organisasi Profesi seperti IDAI, IDI, IBI, PPNI, PERSI, serta IAKMI untuk membuat surat edaran kepada masing- masing anggotanya untuk mendukung program ini. Sementara itu Kepala Dinas kesehatan Provisni Riau Dra Hj Mimi Yuliani Nazis, Apt yang juga berkesempatan hadir pada sosialisasi tersebut menyampaikan, bahwa sesuai dengan himbauan “ Mari bersama kita sukseskan Kampanye dan Introduksi Imunisasi Campak – Rubeela 2018 untuk Indonesia  yang lebih sehat’. Dimana Imunisasi masal Campak – Rubeela 2017 sendiri telah dilaksanakan di 6 Provinsi diseluruh Pulau Jawa pada Agustus dan September yang lalu. Sementara Imunisasi masal Camapak – Rubeela diluar pulau Jawa akan dilaksanakan pada bulan Agustus dan September tahun 2018. (Diskominfo Mzk).

Read more

Hari lanjut Usia Nasional, Siak Hulu Juara Lomba Mars lansia

Bangkinang Kota – Tim Penggerak – Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kampar menggelar lomba Mars lansia dalam rangka peringatan Hari Usia lanjut Nasional ke-22. Dalam lomba yang dibuka oleh Ketua TP-PKK Kampar  yang diwakili oleh Koordinator Murniati Nurahmi senin pagi (16/7/18)  tersebut, Peserta dari Kecamatan Siak Hulu keluar sebagai Juara. Keberahsilan tersebut diraih oleh lansia Siak Hulu, setelah diumumkan para pemenang oleh Ketua Panitia pelaksana Deby Ricardo. Sementara untuk juara dua pada lomba tersebut adalah Kecamatan Tambang sementara juara tiga Perhentian Raja. Sedangkan untuk juara harapan pertama diraih Kecamatan Kampar, harapan kedua Kecamatan Kuok dan harapan ketiga diraih Kecamatan Bangkinang Kota. Sesuai dengan tema hari Usia Lansjut Nasional tahun 2018, “ mewujudkan usia anjut sehat, produktif, mandiri, tangguh dan bermartabat”, Murniati berharap semoga para lansia yang ada di Kabupaten Kampar selalu sehat dan produktif. Sementara itu puncak peringatan HLUN ke-22 tingkat nasioanl sendiri telah dilaksnanakan pada tanggal 5 Juli 2018 yang dipusatkan di Lapangan Arhanud Kabupaten Sleman, dimana Indonesia sendiri merupakan peringkat kelima dalam jumlah lajut usia. Sekali lagi, dengan adanya lomba ini, jelas kita mengharapkan para lansia yang ada di Kabupaten Kampar selalu sehat dan selalu bisa produktif seperti orang-orang dewasa lainya. Untuk itu, kepada PKK Kampar Murniati mengharapkan selalu membuat trobosan atau kegiatan yang positif untuk para lansia kabupaten kampar. (Diskominfo Mzk).

Read more