KATEGORI

Maksimalkan Pelayanan Disdukcapil lakukan Jemput Bola

Bangkinang Kota : Guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kampar melakukan berbagai terobosan untuk melakukan berbagai pelayanan yang selama ini masih dipandang kurang optimal, apalagi sebagimana yang dipesankan dari Bupati Kampar yang tidak menginginkan adanya keterlambatan dalam kepengurusan data masyarakat seperti Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga maupun Akte Kelahiran yang menjadi kebutuhan utama bagi Masyarakat. Oleh sebab itu disdukcapil Kabupaten Kampar melakukan berbagai terobosan untuk  mengtasi hal tersebut. Demikian disampikan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kampar Muslim, S.Sos saat dijumpai diruang Kerjanya pada hari Rabu, 14/11 di Bangkinang. Diakatakan Muslim berbagai terobosan yang dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan dengan system jemput bola, seperti melakukan perekaman di desa-desa, mendatangi perusahaan-perusahaan perkebunan, dan melakukan kunjungan kesekolah-sekolah bagi pemilih pemula serta kerja sama dengan masyarakat” Kata Muslim, S.Sos. Selain itu tambahnya lagi Disdukcapil Kampar dalam rangka penerbitan Akte kelahiran bagi anak yang lahir di Rumah Sakit begitu pulang langsung dapat membawa Akte Kelahiran, begitu juga kerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten kampar dimana bagi setiap yang menikah akan diterbitkan KK dengan metode three in One dimana setiap yang menikah mendpat Kartu Keluaraga, KTP dengan status menikah. “inilah beberapa hal terobosan yang kita lakukan dalam mengadakan perubahan pelayanan yang cepat, tepat dan akurat dalam rangka memberikan pelayanan yang membahagiakan” Katanya lagi. Selain melakukan pelayanan jemput bola secara administrasi juga kita benah termasuk memaksimalkan pelayanan di Kantor dengan membuka tiga (3)front Office berupa pendaftaran penduduk, pencatatan Sipil dan front office pelayanan KTP dan penerbitan pencatatan. Ini kita lakukan untuk pelayanan yang nyaman, aman dan cepat bagi masyarakat, sehingga tidak ada lagi penumpukan permohonan terhadap data masyarakat. Namun ditambahlhkan Muslim ada beberapa kendala yang kita hadapi saat ini berupa infrastruktur dimana lokasi kantor yang tidak representative, tidak layak dan tidak memadai, kita menghendaki kantor yang representative dan eksklusif seperti yang direncanakan oleh Pemkab Kampar di Gedung Komplek perkantoran 8 lantai, smoag ini terwujud” Harap Muslim lagi. Sebagi informasi bahwa Pelayanan data kependudukan untuk Provinsi Riau saat ini diatas 94 Persen, sehingga menempatkan Kabupaten Kampar sebagi Kabupaten yang tertinggi di Riau terkait pendataan penduduk, masih ada 6 persen lagi penduduk yang belum didata, dan insya Allah ini akan terus kita kejar dan data bagi masyarakat yang belum terdata dan ini sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Bupati Kampar dimana jangan ada lagi masyarakat yang tak terlayanai dan urusuan yang menumpuk” Tutup Muslim lagi. (Diskominfo Kampar)

Read more

Bupati Kampar Terbitkan SE Pedoman Penyusunan RKA-PD Kabupaten Kampar TA 2019.

BANGKINANG, Dalam rangka pengintegrasian antara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) diperlukan pedoman dan acuan dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran-Perangkat Daerah (RKA-PD) Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019. Untuk itu Bupati Kampar menerbitkan Surat Edaran (SE)  tentang Pedoman Penyusunan RKA-PD Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019. Penyusunan SE tentang pedoman RKA-PD Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019  juga merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Sebelum Surat Edaran ini ditandatangani oleh Bupati Kampar,  Surat Edaran ini sudah beberapa kali dibahas oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar.  Terakhir SE ini dibahas di ruang rapat  Kepala Bappeda Kabupaten Kampar, Rabu (14/11). Rapat ini dipimpin oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Afrizal, S.Sos dan dihadiri oleh Sekretaris  Bappeda M. Fadli Mukhtar, SPi, MSc, Kabid LPP Yusdiyen Hadinata, S.Si, MSi,  Kasubbid Litbang Eka Enggara, ST, MM beserta Kabid dan Kasubbid dilingkup Bappeda Kabupaten Kampar. Pada rapat terakhir ini, peserta rapat menyepakati materi dari surat edaran tersebut dan siap untuk diterbitkan. Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa dalam penyusunan RKA-PD, OPD  diminta untuk mempedomani dokumen yang menjadi satu kesatuan dari Surat Edaran ini yang meliputi, Kebijakan Umum Anggaran (KUA)  Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019 dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019. Kemudian mempedomani  Standarisasi Harga Barang Kebutuhan Pemerintah Kabupaten Kampar dan Standarisasi Tambahan Penghasilan, Honorarium dan Biaya Umum Lainnya pada Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung serta Perjalanan Dinas Pejabat Negara, Pejabat, Pegawai Negeri Sipil, Non Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Daerah, Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019 serta Analisa Standar Biaya (ASB) dan Kode Rekening. Dalam surat edaran itu juga di sebutkan agar RKA-PD dapat disusun tepat waktu, diminta kepada Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar untuk mengikuti pelaksanaan verifikasi RKA-PD pada tanggal 13 s/d 16 Nopember 2018 dan melakukan perbaikan RKA-PD tersebut berdasarkan hasil verifikasi serta dilakukan entry hasil perbaikan pada aplikasi SIPKD dengan alamat  http://202.154.182.53:2019sesuai dengan jadwal tersebut. (Kominfo/Herjo)

Read more

Bupati Kampar Azis Zaenal Minta Kepala OPD untuk Gesa Pembangunan

Bangkinang Kota : Bupati Kampar H. Azis Zaenal langsung pimpin rapat evaluasi terhadap kegiatan pembangunan Tahun 2018 dan tahun 2019, Bupati Kampar dalam arahan perlu di gesa terhadap pelaksanaan pembangunan khususnya tahun 2018 yang telah memasuki akhir tahun. diharapkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah Untuk selalu jemput bola, sehingga sasaran pembangunan dapat direalisasikan. Kita berharap semua satker dapat berfikir dengan mengedepankan program yang dapat memberikan perubahan Kampar dan bagi masyarakat Kampar, ini harus dapat dirasakan oleh masyarakat serta memberikan kemajuan dan perobahan bagi daerah. Alhamdulillah APBD Kampar untuk tahun 2019 Naik menjadi Rp. 2,4 triliun dari Rp. 2,2 T tahun lalu, ini tak lain tak bukan karena kedispilinan kita dalam menjalankan pemerintahan, baik secara administrasi maupun terhadap pengelolaan keuangan. Dengan disiplin administrasi dan administrasi keuangan Pemkab Kampar telah menerima berbagai penghargaan dari BPK RI, BPKP, KPK maupun lembaga pemeriksa eksternal lainnya. inilah salah satu kunci keberhasilan Kampar sehingga mendapat tambahan dari Kementerian Keuangan yang belum pernah kita peroleh selama ini dalam bentuk Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp. 32 Milyard. Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H. azis Zaenal sat memberikan arahan saat memimpin Rapat Evaluasi bersama dengan seluruh OPD dilingkungan Pemkab Kampar yang diadakan di Lantai II Kantor Bupati Kampar pada hari Selasa, 13/11. Alhamdulillah malam tadi kita telah melakukan penandatanganan MOU terhadap Anggaran dan Belanja Daerah dengan penandatanganan KUA PPAS di DPRD Kampar., semoga ini merupakan wujud dari kemajuan Kabupaten Kampar” Kata Azis Zaenal “Kita berharap Kampar makin maju dan masyarakat sejahtera, itulah cita-cita kita.” Kata Azis Zaenal yang didampingi oleh Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Sekda Kampar Drs. Yusri, M.Si, Azwan, M. Si Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesra. Rapat yang dihadiri seluruh Staf Ahli Bupati Kampar, Para Asisten, seluruh Kepala OPD dilingkungan Pemkab Kampar Para Kabag di Setda Kampar ditekankan oleh Bupati Kampar untuk selalu bekerja disiplin, berikan masukan, ide-ide kreatif jangan hanya menghabiskan dana yang ada namun dapat menggali potensi-potensi yang sangat banyak baik di Puusat, maupun provinsi” Pinta Azis Zaenal lagi. Bupati Kampar yang secara langsung melihat program Pembangunan menyampaikan untuk selalu membut program yang sangat prioritasdan mendesak bagi kepentingan masyarakat, terutama Infrastruktur, maupun terhadap peningkatan ekonmi  masyarakat, selain itu juga dihimbau agar para kepala OPD untuk terus memikirkan dan memberikan ide masukan dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah, Semoga distribusi APBD dapat tersebar ke masyrakat dengan merata dan dapat dirasakan masyarakat” Kata Azis Zaenal mengakhiri (Diskominfo Kampar)

Read more

APBD Kampar Tahun 2019 Rp.2,4 Triliun

Bangkinang Kota, Pendapatan Daerah pada Rancangan KUA PPAS Tahun Anggaran 2019 diprediksi sebesar Rp.1,8 triliun lebih, Pendapatan Daerah tersebut telah dialokasikan untuk belanja tidak langsung sebesar RP.1,219 triliun lebih dan belanja langsung sebesar Rp.642,9 miliar, dimana penyusunannya berpedoman kepada Permendagri Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2019. Bersamaan dengan pembahasan ditingkat Badan Anggaran dan Komisi diperoleh informasi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia terkait Alokasi Dana Transfer untuk Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019 sehingga berpengaruh terhadap struktur APBD Kabupaten Kampar Tahun 2019 pada KUA PPAS dipridiksi Pendapatan Daerah lebih kurang sebesar Rp.2,398 triliun, belanja daerah lebih kurang sebasar Rp.2,448 triliun sehingga defisit lebih kurang Rp.50 miliar yang akan ditutup dengan pembiayaan daerah. Demikian dikatakan Bupati Kampar H Azis Zaenal SH MM pada Sidang Paripurna dalam agenda Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019 setelah rapat marathon hingga dini hari di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Kampar, Senin(12/11). Selanjutnya Bupati menjelaskan pada belanja tidak langsung, kebijakan diarahkan pada belanja pegawai, belanja subsidi, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bagi hasil kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintah Desa, belanja bantuan keuangan kepada Provinsi/Kabupaten/Kota, Pemerintah Desa dan Partai Politik serta belanja tidak terduga. Kebijakan belanja langsung dilakukan dengan memperhatikan kebijakan pembangunan jangka penjang tahap ke tiga dengan penekanan pada pencapaian daya saing daerah dengan keunggulan perekonomian yang berbasis pada keunggulan komporatif dan kompotitif dengan dilandasi oleh sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berkualitas dengan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu juga memperhatikan visi dan misi kepala daerah, fungsi Pemerintah Daerah melalui pelaksanaan urusan pemerintah konkuren sesuai dengan tugas pokok dan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sebelumnya Bupati Kampar mengataka bahwa Penyusunan KUA PPAS APBD Kabupaten Kampar Tahun 2019 mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menetri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang pengelolaan Keuangan Daerah, pasal 85. Permendagri ini menyatakan bahwa Rancangan KUA memuat kondisi Ekonomi Makro daerah, Asumsi Penyusunan APBD, Kebijakan Pendapatan Daerah dan Kebijakan Pembiayaan Daerah. Disisi lain Bupati Kampar merasa bersyukur karena program Pemerintah Kabupaten Kampar berupa pembangunan gedung perkantoran Pemerintah delapan lantai yang pendanaannya dilakukan dengan tahun jamak (Multiyears) telah selesai dibahas, seiring dengan proses pembahasan KUA PPAS Tahun Anggaran 2019, sehingga antara pemerintah Kabupaten Kampar dan DPRD Kabupaten Kampar telah memiliki satu persepsi dan kesepahaman, sehingga diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepakan. “Semoga apa yang telah sama-sama kita bahas dapat menyentuh pada substansi dan prioritas pembangunan yang ingin kita capai pada tahun 2019.”imbuh Azis (HUMAS)

Read more

Azis Zaenal : Apresiasi Terhadap DPRD dan Masyarakat Kampar

BANGKINANG- Bupati Kampar Azis Zaenal mengaku lega usulan pembangunan gedung 8 lantai telah disahkan oleh DPRD melalui Rapat Paripurna KUA-PPAS 2019 pada Senin (12/11) malam. Meski rapat paripurna ini tidak dihadiri oleh Ketua DPRD Ahmad Fikri, Wakil Ketua Sunardi DS dan beberapa orang anggota DPRD lainnya. Mereka yang tidak hadir pada rapat paripurna itu disebut karena tidak setuju dengan rencana pembangunan gedung 8 lantai ini. Mereka menolak karna besarnya anggaran yang tersedot mega proyek ini. Azis Zaenal dalam penyampaian pandangan pemerintah pada KUA-PPAS mengaku bahwa proyeksi APBD Kampar 2019 sebesar 2 Triliun 399 miliar sedangkan besaran belanja langsunng dan tidak langsung sebesar 2 triliun 444 miliar. “Defisit sekitar 55 miliar tapi akan ditutupi lewat mekanisme Silpa,” ujar Azis Zaenal. Azis Zaenal saat rapat ditutup terlihat sumringah karena rencana pembangunan gedung 8 lantai telah diloloskan DPRD. “Pembangunan gedung ini kita programkan lewat rencana pembangunan Tahun Jamak atau yang lazim kita sebut proyek Multi Years,” ucap Azis girang. Sekedar Informasi, gedung 8 lantai akan menghabiskan dana sebesar lebih kurang 96 miliar. Pos anggaran pembangunan diambil dari APBD Kabupaten Kampar 20 19 dan 2020. Rencana pembangunan mega proyek ini mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Beberapa jam sebelum rapat dimulai massa aksi dari Forum Masyarakat Kabupaten Kampar (Forkab) sempat berdemo hingga masuk ke gedung DPRD menyuarakan penolakan pembangunan gedung 8 lantai ini. Dalam orasinya, mereka miminta Pemerintah Azis Zaenal untuk Fokus mengurusi kekurangan infrastruktur jalan dan jembatan di pelosok Kabupaten Kampar seperti di Kampar Kiri Hulu dan di banyak kecamatan lainnya. “Azis dulu janjikan pembangunan jalan guna membuka wilayah terisolasi, sekarang malah ingin membangun gedung megah dengan dana hampir 100 miliar. Urgensinya apa?” teriak mereka. Internal DPRD sendiri juga ada yang menolak karena berbagai persoalan termasuk disebabkan oleh tersedotnya sejumlah anggaran dinas strategis seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar. Meski alot, akhirnya Azis Zaenal bisa bernapas lega karena salah satu usulan program strategis Pemerintahannya telah sah masuk dalam APBD 2019. (Kominfo Kampar)

Read more

Bupati Kampar : Semoga Kampar makin Maju dan Sejahtera

Bangkinang Kota : 7 (Tujuh) Rancangan Peraturan Daerah  (Ranperda) yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Kampar dan 1 Ranperda Inisiatif DPRD Kampar telah dibahas oleh DPRD Kampar. 7 Ranperda Ini telah melalui beberapa tahapan pembahasan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar maupun oleh  terhadap inisiatif Ranperda oleh DPRD Kampar. Oleh Sebab itu untuk penyem[urnaan terhadap 8 Rancangan Peraturan Daerah tersebut perlu dibahas pada tingkat lebih lanjut, dimana pada mala mini kita telah membahas melalui pandangan umum dari Fraksi-fraksi DPRD Kampar. Demikian terungkap saat Bupati Kampar menyampaikan Pidato tentang usulan Rancangan Peraturan Daerah Rapat Paripurna terhadap 7 Ranperda dan 1 inisiatif DPRD Kampar yang diadakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kampar pada Senin, 12/11/2018. Rapat yang dipimpin oleh Muhammad Faisal, ST, MT dan Pimpinan DPRD H. Sahidin berjalan a lot sampai tengah malam, Anggota DPRD Kampar dan Bupati Kampar serta Sekda dan OPD membahas terkait pembangunan Kabupaten Kampar. Selain pembnahadsan terhadap 8 Ranperda juga dilakukan penandatangan MoU terhadap KUA PPAS APBD Tahun 2019 dan Nota Kesepahaman Pengikatan Dana Anggaran Kegiatan tahun jamak untuk pembangunan Komplek Perkantoran Terpadu. Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten lampar tentang Penyampaian 7 (tujuh)  ranperda kabupaten kampar tahun anggaran 2018 dan 1 (satu) ranperda inisiatif dewan, serta penetapan propemperda tahun 2019 sekaligus pengesahan tata tertib DPRD kabupaten kampar yang diawali dengan penyampaian dan pandangan oleh Fraksi-fraksi DPRD Kampar, yang menyatakan pada umumnya semua Fraksi dapat menerima usulan Ranperda yang diusulkan Pemkab Kampar, begitu juga terhadap penetapan kUA PPAS dan penetapan Anggaran Jamak pembangunan Gedung 8 lantai sebagi Komplek perkantoran Pemkab Kampar. Ketujuh Ranperda tersebut yakni 1.penyelengaraan pendididkan 2. Tentang badan permusyawaratan desa, 3.tentang rencana tata ruang tahun 2108 – 2022, 4. tentang retribusi jasa usaha, 5. Ranperda atas perubahan tahun 2011 tentang pajak air tanah, 6.Ranperda tentang retiribusi izin ganguan,  7. Izin gangguan , dan 1 Ranperda Inisiatif DPRD Kampar tentang Narkotika, bahan berbahaya dan Zat Adiktif lainnya. Bupati Kampar saat menyampaikan pidato terkait Paripurna yang diadakan tersebut sangat berterima kasih dan mengapresiasi terhadap Anggota DPRD Kampar yang telah gigih dan mengorbankan waktu, fikiran untuk kemajuan Kabupaten Kampar. “ Pemkab Kampar sangat mengapresiasi Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD Kampar sehingga 7 Ranperda yang diusulkan telah dapat dibahas di DPRD Kampar, semoga dengan masukan dan sumbang satran demi kesempurnaan Ranperda menjadi Perda dapat kita wujudkan, semoga Kampar lebih Baik” Tambah Azis Zaenal. Sementara terhadap MoU terhadap KUA PPAS yang telah ditandatangani semoga dapat segera kita jalankan pada proses selanjutnya, ini merupakan kepentingan masyarakat Kampar untuk dapat lebih baik lagi, kita akan mengakomodir terhadap pandangan yang telah disampaikan oleh tim Banggar DPRD Kampar sebagi acuan dalam penyusunan Program” Harap Azis Zaenal. Sementara itu terkait Pembangunan Gedung delapan lantai Azis Zaenal menyatakan bahwa ini merupakan slah satu icon Kampar sebagi Ibu Kota Bangkinang, sehingga ini dapat menjadikan sebagai komplek perkantoran yang berada di tengah Kota Bangkinang” Kata Azis Zaenal Sementara itu terkait Usulan Ranperda inisiatif DPRD Kampar ia sangat berterima kasih terhadap Anggota DPRD Kampar yang mana Narkoba saat ini sudah sangat menrisaukan, bahkan sudah mewabah ke Desa-desa yang tidak kenal dengan umur, kondisi ini kita rasakan, bahkan generasi yang menjadi harapan kita hancur akibat narkoba dan bahan berbahaya lainnya’ Kata Azis Zaenal terharu. Setelah kita mendengar dan masukan dari tim Badan Anggaran maupun Fraksi-fraksi DPRD Kampar terhadap yang telah kita bahas mala mini, ini tak lain tak bukan untuk kebaikan kampar yang lebih maju dan sejahtera, oleh sebab itu Pemkab Kampar sangat mengapresiasi terhadap perjuanagan dan kegigihan Anggota DPRD Kampar” Tutup Azis Zaenal (Diskominfo Kampar)

Read more

Pemkab Gelar Sosialisasi Konvensi Hak Anak.

Bangkinang Kota. Usai mengikuti Apel Hari Kesehatan National ke-54 tingkat Kabupaten Kampar, selanjutnya Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. Yusri,M.S.I yang mewakili Bupati Kampar membuka acara Sosialisasi Konvensi Hak Anak (KHA) tingkat Kabupaten Kampar. Dalam arahannya Yusri menegaskan bahwa Konvensi Hak Anak merupakan wujud nyata atas upaya perlindungan terhadap anak, agar hidup anak menjadi lebih baik. Demikian disampaikan Sekdakab Kampar Drs. Yusri, M.S,I ketika membuka Sosialisasi Konvensi Hak Anak (KHA) Tingkat Kabupaten Kampar Dan Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2018 di lantai III ruang Rapat Kantor Bupati Kampar. (12/11) Selain itu Yusri mengungkapkan tujuan Dari Konvensi Layak anak adalah Untuk memberikan pengakuan serta menjamin penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak. Untuk mengetahui siapa saja yang memenuhi hak-hak anak. Yusri menambahkan, Tahun 2030 merupakan Target Indonesia menuju Kabupaten Layak Anak di seluruh Kabupaten dan Kota, artinya kita masih punya banyak waktu untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya dengan kerja sama yang baik antara OPD terkait dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Kampar. Sementara itu Kepala Dinas DPPKBP3A Kabupaten Kampar Drs. Edi Afrizal, MSi, yang juga hadir pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa, Konvensi Hak Anak merupakan sebuah perjanjian hukum international tentang hak-hak anak. Konvensi ini secara sederhana dapat dikelompokkan kedalam 3 hal. Pertama, mengatur tentang pihak yang berkewajiban menanggung tentang hak yaitu negara. Kedua, pihak penerima hak yaitu anak-anak. Ketiga, memuat tentang bentuk-bentuk hak yang harus dijamin untuk dilindungi, dipenuhi dan ditingkatkan. Ditambahkan Edi Afrizal acara ini digelar agar masyarakat dapat memahami Konvensi Hak Anak serta menciptakan budaya komunikasi untuk membangun Dan menyampaikan kepada seluruh masyarakat tentang kebijakan Pemerintah Dan komitmen bersama bahwa Kabupaten Kampar sebagai Kabupaten Layak Anak. Disisi lain Edi Afrizal juga menginformasikan pada tanggal 23 Juli beberapa waktu yang lalu Kabupaten Kampar menerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) yang diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI , Yohana Yembise pada Acara penganugerahan Kota Layak Anak yang dilaksanakan di Dyandra Convention Centre, Surabaya. Hadir salam sosialisasi tersebut diantaranya tiga Camat yang terdekat Dari Ibukota Kabupaten Kampar, Kecamatan Bangkinang Kota, Bangkinang Dan Salo, serta juga dihadiri oleh Lima Kepala Desa Dan beberapa Staf Dinas DPPKBP3A beserta para Dokter. (Kominfo/ Humas)

Read more

Sekda : Manfaatkan Pamsimas Demi Menjaga Kesehatan Lingkungan Masyarakat.

Bangkinag Kota,- Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Sekretaris Daerah, Yusri, M.Si memberikan apresiasi kepada Dinas terkait atas dimanfaatkannya kembali Pamsimas demi menjaga kesehatan Masyarakat. Hal tersebut disampaikan Yusri saat membuka acara pelatihan bagi kader AMPL (Air Minum dan Penyehatan Lingkungan) dan review RAD-AMPL (Rencana Aksi Daerah Air Minum dan Penyehatan Lingkungan) yang dilaksanakan di Aula Taman Rekreaksi Stanum Bangkinang Kota, Senin (12/11), yang diikuti oleh 41 peserta workshop review dan 148 orang. Yusri mengatakan, bersyukurlah kita menjadi agency untuk review workshop dan pelatihan kader AMPL, karena sesungguhnya program air bersih adalah program nasional untuk seluruh masyarakat, karena dari sisi kesehatan, ketersediaan akan air bersih sangat penting dan sangat berpengaruh bagi kesehatan masyarakat. Disampaikan Yusri, saat ini didaerah kita sudah sangat banyak penambang liar yang beroperasi di pemukiman padat penduduk dan berakibat buruk terhadap ketersediaan air di sumur-sumur masyarakat sekitar penambangan, untuk itu kesadaran penambang juga sangat dibutuhkan karena jelas-jelas akan merugikan masyarakat banyak dan hal ini akan sangat sering terjadi ketika musim kemarau, sumur warga jadi kering dan masyarakat sangat sulit mendapatkan air bersih. “untuk itu kami sangat memberikan apresiasi terhadap pemanfaatan kembali Pamsimas ini, jangan hanya bangunan tugu saja yang ada, tapi harus dimaksimalkan dengan penyaluran langsung ke rumah-rumah masyarakat yang membutuhkan dengan bantuan kader profesional dari pamsimas, hingga ditahun-tahun mendatang, seluruh masyarakat sudah bisa menikmati air bersih dengan sebaik-baiknya.”harap Yusri Terkait dengan workshop review RAD-AMPL, tahapan ini sangat penting, terutama dalam menghadapi perubahan lingkungan yang dinamis, apalagi dalam era globalisasi, sebuah perencanaan harus mengandalkan prosedur yang rasional dan sistematis, bukan hanya berdasarkan dugaan semata, kemudian dengan perencanaan yang baik akan memberikan kemudahan untuk melihat program apa saja untuk meningkatkan kemungkinan tercapainya tujuh dari penyelenggaraan urusan pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakat. “Kami sangat berharap kepada seluruh kader agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, jangan di sia-siakan agar ditahun-tahun kedepan masyarakat bisa menikmati air bersih dengan baik”harap Yusri.(Kominfo/Humas).

Read more

Pemkab Kampar Serahkan Penghargaan Dokter Teladan

Bangkinang Kota ; Sempena Hari Kesehatan ke 54 tahun 2018 Pemkab Kampar menyerahkan penghargaan dan bonus bagi doketer teladan di Kabupaten Kampar, penghargaan ini merupakan bentuk ucapan terima kasih atas dedikasi mereka dam melaksnakan tugas. Mereka yang mendapat bonus dan penghargaan tersebut yakni DR. Ilham Effendi sevnbagai Dokter Teladan Asal Puskesmas Koto Kampar Hulu,  Drg. Rico Verni dokter Gigi teladan, asal Puskesmas Perje=hentian Raja, Rita Fitriani sebagai Bidan Teladan asal Puskesmas Tambang, Yusfin Hajriani, SKM, M. Kes tenaga Gizi Teladan asal Puskesmas Siak Hulu I dan Rini Afriyetti, S. Farm, Apt asal Puskesmas Kampar. Kita sangat berharap pelaynan kesehatan tetap dapat terus meningkat, karena dengan itu mari kita selalu menjaga kesehtan dan melakukan kampanye dan sosialisai terhadap pola hidup sehat. Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar ang diwakili Wakil Bupati Kampar pada saat membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Faridh Moelooek, Sp. M (K) pada Apel Peringatan Hari kesehatan ke 54 tahun 2018 Tingkat Kabupaten Kampar yang diadakan di Halaman Apel Kantor Bupati Kampar pada hari Senin, 12/11. Ditambahkan Catur Sugeng Susanto Pemkab Kampar sangat mengapresiasi Dinas KeshetanKabupaten Kampar yang telah optiml melakukan sosialisasi dan Kampanye-kampanye serta ajakan-ajakan tentang bagaimanan kita hidup sehat” Kata Catur Sugeng. “Sebenarnya kesehatan itu berawal dari kita sendiri, juga bagaimana kita membudayakan hidup sehat yang mana kita harus jaga dengan pola hidup yang sehat begitu juga dengan rutin berolahraga serta dengan pola makan yang sehat” {inta Catur Sugeng Susanto dan tak kalh penting kita mengharap ridha dari Allah SWT agar kita selalu deberikan kesehatan, Tambahnya lagi. Moment HKN ke 54 ini mrupakan sebgai engingat bagi kita untuk meningkatkan kesadaran bahwa derajat kesehatn masyarakat akan dapat terwujud, bagaimana kita dapat berperilaku hidup sehat melalui gerakan masyarakat hidup sehat” Tambahnya lagi. Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Kampar menyerahkan bonus sebesar Rp. 5 Juta dan penghargaan bagi tenaga kesehatan teladan pada apel yang diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. Yusri, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Nurbit, Para Asisten dilingungan setda Kampar, para Kepala OPD dan ASN/THL dilingkungan Pemkab Kampar. Masih banyak permaslahan yang harus kita atasi dan cari solusinya, diantaranya masih tingginya angka kematian ibu-ibu melahirkan, tingginya angka kekurangan gizi, penyakit menular dan tidak menular, ini harus kita selesaikan agar kualitas hidup saat ini dan masa yang akan datang terutama puskesmas, agar semua kita dapat mengerahkan seluruh potensi yang kita miliki dalam rangka menyelesaikan permaslahan kesehatan di Daerah khusunya Kabupaten Kampar” Tutup Catur Sugeng Susanto. (Diskominfo Kampar)

Read more

Bupati Kampar Pimpin langsung Upacara Hari Pahlawan

Bangkinang Kota – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-73, pemerintah daerah beserta Forkopimnda Kabupaten Kampar menggelar upacara bendera di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, sabtu pagi (10/11/18). Bupati Kampar H Azis Zaenal, SH,MM selaku Inspektur upacara, pada upacara tersebut  juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto,SH, Sekda Kampar Drs Yusri,M.Si, Ketua TP-PKK Kampar Hj Nur’aini Azis, Forkopimda Kampar seperti Kapolres Kampar, Kepala Kejaksaan, Kepala Kemenag, Wadandim 0313 KPR serta para kepala Dinas, para Polri, TNI, ASN dan Pelajar. Selaku Inspektur upacara, Azis Zaenal meyampaikan bahwa sesuai dengan tema hari pahlawan tahun 2018 “ Semangat Pahlawan Didadaku”. Yang mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan. Dengan hari pahlawan ini hendaknya menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk mengintropeksi diri sejauh mana bangsa Indonesia mewarisi nilai-nilai kepahlawanan. Dimana siapapun bisa menjadi pahlwan bagi bangsa maupun orang lain, sebab pahlawan adalah setiap orang yang bisa mengabdikan hal yang bermamfaat untuk kemashalatan umat lingkungan sekitarnya. Usai upacara juga dilasanakan secara simbolis penghargaan kepada Arrahma Dea Syamsaputri sebagai peringkat lima nasional pelajar pelopor keselamatan transportasi utusan Kabupaten Kampar, sekaligus kepada sekolahnya SMAN 1 Kampar serta kepada Dinas Cabang Kabupaten Kampar Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Usai pelaksanan upacara dan penyerahan penghargaan, Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudistira, SIK,MH selaku pemimpin upacara bersama Wakil Bupati Kampar dan rombongan lainnya melakukan upacara di makan Pahlawan Kusuma Eka Bakti terakhir kegiatan tabur bunga. ( Diskominfo Kampar).

Read more