Pasangkan sasampiong Catur Sugeng Susanto Resmi Bainduok ke Persukuan Domo Petapahan.

Petapahan, Tapung, H. Catur Sugeng Susanto yang didampingi oleh Ibu Hj. Muslimawati Catur pagi ini telah resmi pulang Bainduok ke Persukuan Domo yang masuk dalam keluarga besar H. Abdul Malik Ja’far dan Syamsiah di Petapahan Kecamatan Tapung Jum’at, 30/01, yang ditandai dengan pemasangan songket (Sasampiong) oleh Datuok Majo Indo kepada Catur Sugeng yang disaksikan oleh seluruh yang berhadir.

Bupati Kampar mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kegiatan yang memang tidak disangka langkah dan pertemuan sampai akhirnya masuk dalam keluarga besar H. Abdul Malik Ja’far dan Syamsiah di Persukuan Domo ini. Saya mohon tunjuk ajar jika dalam kehidupan terjadi kesalahan, maklum dengan kesibukan sehari-hari dalam menjalani aktifitas sehari sebagai Bupati Kampar.

“Ini adalah dalam rangka menjalin silaturrahmi, sehingga terjadi keselarasan, keserasian dalam kehidupan kita sehari-hari” Kata Catur yang memperkenalkan Seluruh keluarganya, saya dengan 3 orang anak dengan isteri Muslimawati Catur, ini bagian dari Kabupaten Kampar sebagai Negeri beradat dan negeri yang religius” Tambahnya.

Pengakuan atas Bainduok Catur Sugeng Susanto ini ditandai dengan rapatnya perangkat persukuan domo yang dipimpin langsung oleh H. Khaidir Datuok Majo indo yang mengawali prosesi penerimaan Catur Sugeng pulang Bainduok.

Khaidir Datuok Majo Indo menyampaikan seminggu yang lalu datang ke kami Catur Sugeng Susanto yang menyatakan keinginannya yang tulus dan ikhlas untuk berinduk dengan persukuan Domo ada anak kemanakan yang ingin pulang Bainduok ke Datuok majo indo, kami selaku ninik mamak melakukan pertemuan di Persukuan Domo awal dan alhamdulillah seluruh perangkat dengan hati yang gembira dan lapang dengan muka yang jernih dapat menerima keinginan tersebut” Kata Khaidir Datuok Majo Indo.

Setelah dilakukan rapat dengan perangkat adat di persukuan domo, kehadiran Catur Sugeng Susanto juga diterima dengan hati yang lapang oleh para Ninik mamak dan persukuan yang ada di Kenegarian Petapahan yakni Suku Kampai H. Adnan datuok Tanaro, Somi Datuok setia pahlawan, Kemankan suku Piliang Yusran datuok Suro di Rajo,
imam Masjid Siad Muslim, Ketua MKA LAKTA H. Zulfahmi, SH Datuok Mangkuto dan perangkat desa Said Aidil Usman.

Selanjutnya Prosesi selanjutnya Bupati Kampar melakukan ramah tamah dengan Ninik mamak dsn keluarga baru Catur Sugeng Susanto selanjutnya Bupati Kampar Menuju masjid Al- Ghufron melaksanakan shalat Jum’at yang kemudian diarak menuju Rumah Godang/Rumah Adat diringi Dikiu Gubano dan disambung silat serta di kukuhkan dan persemian yang di Bendangkan ke langit dan di serakkan ke bumi.

Datuok Pucuok Majo indo H. Khaidir pada sambutannya menyampaikan, bulek kato dek mufakat, kok bulek la bisa gelekkan, kok Picak bisa dilayangkan yang akan dibendangkan ke langit dan seghakkan ka bumi di Balai adat Kenegerian Petapahan, alhamdulillah Pada hari ini Catur Sugeng telah resmi berinduk ke Persukuan Domo Kenegaraan Patapahan” Kata Khaidir.

Peresmian ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kampar H. Muslimawati Catur, Sekda Kampar Drs H Yusri. M si, anggota DPRD Kampar, Forkopimda Kampar, Ketua LAKTA Kampar Safaat, Seluruh Ninik mamak Kenegarian Patepahan, Tokoh masyarakat, kepala OPD dilingkungan Pemkab Kampar, Camat Tapung Irwansyah, Seluruh kepala Desa di Kecamatan Tapung, ratusan anak kemanakan persukuan domo petapahan. (Diskominfo Kampar)