Pemerintah Kabupaten Kampar
  • Home
  • BERITA
  • Seminar Kemenkeu Menjaga Kesehatan APBN DI Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
BERITA KATEGORI PEKANBARU Pembangunan Pemda

Seminar Kemenkeu Menjaga Kesehatan APBN DI Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Pekanbaru. Menanggapi Undangan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Badan Kebijakan Fiskal, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. Yusri, M.S,i menghadiri sekaligus mengikuti Seminar Menjaga Kesehatan APBN ditengah Ketidakpastian Ekonomi Global yang Ditaja Badan Kebijakan Fiskal di Hotel Pangeran Pekanbaru pada, Selasa (2/7)

Selain Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar tampak Hadir Dirjen Perbendaharaan Provinsi Riau Tri Budhianto, DR. Dahlan Tampubolon Dosen Universitas Riau, Sekda Siak, Para Asisten Kabupaten/Kota seprovinsi Riau, Perbankan, Mahasiswa serta undangan lainnya.

Gubernur Riau Syamsuar yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi dalam sambutannya menyampaikan situasi yang dialami saat ini penuh tidak kepastian ekonomi, Pemerintah Provinsi Riau merasa mempunyai tanggung jawab dalam menjaga stabilitas ekonomi di Provinsi Riau.

Selain itu Ia juga mengungkapkan kestabilan ekonomi di Republik Indonesia dan Provinsi Riau masih terjaga baik, dengan dibuktikannya laju inflasi masih terbilang stabil, dan Provinsi Riau tetap berusaha menjaga kestabilannya.

Ahmad Hijazi yang membacakan Pidato Gubernur juga menambahkan Dari sisi kemandirian APBN Tahun Anggaran 2019 dapat dilihat dari penerimaan perpajakan yang tumbuh signifikan sehingga memberikan kontribusi dominan terhadap pendapatan negara serta mengurangi kebutuhan pembiayaan yang bersumber dari utang.

“Dengan APBN yang Sehat, Adil dan Mandiri diharapkan kebijakan fiskal akan mampu merespon dinamika volatilitas global, menjawab tantangan dan mendukung pencapaian target-target pembangunan secara optimal” ungkapnya.

Diakhir sambutannya Ahmad Hijazi memaparkan Dari kondisi Riau dari 5 tahun terakhir mengalami kemajuan meskipun agak lambat, pada tahun 2015 mengalami penurunan harga minyak dunia, penurunan Perkebunan Kelapa Sawit, dan adanya Bencana Asap sehingga mengalami krisis sehingga melambatnya kemajuan ekonomi, tetapi pada tahun 2018 kembali membaik.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Riau Kementerian Tri Budhianto menyampaikan, Provinsi Riau merupakan salah satu daerah yang memiliki posisi penting dalam perekonomian Indonesia. Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Riau ditagih 2018 sebesar 2,34 persen, sedangkan pulau Sumatera 4,54 persen dan skala nasional 5,17 persen.

Usai mengikuti Pembukaan acara Seminar tersebut Sekda Kampar Yusri juga mengikuti Seminar yang diisi diantaranya Dirjen Perbendaharaan Provinsi Riau TriBudiarto, DR. Dahlan Tampubolon Dosen Universitas Riau.

Diharapkan dalam seminar tersebut dapat menggali masukan dari masyarakat di Provinsi Riau terkait kebijakan Pemerintah dan permasalahan di Bidang Ekonomi dan fiskal yang dihadapi Provinsi Riau. (Kominfo/Humas)

Related posts

Kajari Kampar adakan Sertijab pejabat

Supardi

Bupati Kampar Kukuhkan Kepengurusan FAMKR Periode 2020 -2025.

Supardi

Rumah Batik Muara Takus Mulai Dilirik Konsumen

kominfo

Hari Ketiga Bagholek Ghodang Festival Tahun 2022 Ramai Di kunjungi Masyarakat.

Supardi

117 Kasus, 69 Positif di Indonesia , Bupati Kampar : Virus Covid-19 Jangan Anggap Sepele.

Supardi

Presiden Jokowi Lantik Anggota Kabinet Indonesia Maju

Supardi